El Clasico Internal Panas! Banteng Jatim Bungkam Banteng Bali di Jantung Dipta

Terbit: 15 Desember 2025 | 22:04 WIB

GIANYAR – Partai final Soekarno Cup 2025 yang mempertemukan sesama kader PDI Perjuangan, Banteng Jatim U-17 FC melawan Banteng Bali, benar-benar menyajikan El Clasico internal yang memanas. Dalam laga puncak yang berlangsung di jantung Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (13/12/2025) malam, Banteng Jatim sukses membungkam tuan rumah dan meraih gelar juara.

Pertandingan ini berjalan dramatis, apalagi Banteng Jatim harus berjuang ekstra keras lantaran bermain dengan sepuluh pemain sejak babak pertama. Tim asal Jawa Timur ini juga menghadapi tekanan masif dari sekitar 19.000 pendukung fanatik Banteng Bali yang memadati stadion.

Mentalitas Kunci di Tengah Tekanan

Banteng Jatim sempat unggul lebih dahulu melalui gol sundulan Mohammad Atta Jabrani pada menit ke-14. Namun, keunggulan itu terancam saat tim tamu harus kehilangan satu pemain. Banteng Bali memanfaatkan situasi ini untuk menekan habis pertahanan lawan, hingga akhirnya berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas I Made Anta Wijaya. Skor 1–1 bertahan hingga waktu normal berakhir.

Manajer tim Banteng Jatim U-17 FC, Dr. Ir. Daniel Rohi, M.Eng.Sc., IPU, menyebutkan bahwa ketangguhan mental tim adalah kunci. Ia menyoroti peran sentral MH Said Abdullah, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, yang meski tidak hadir, memberikan arahan intensif melalui komunikasi daring.

Pesan-pesan dari Said Abdullah menekankan pentingnya menjaga ketenangan, disiplin, dan kepercayaan diri tim, yang terbukti krusial dalam menghadapi tekanan besar dari El Clasico internal ini.

Kiper Jadi Pahlawan Penalti

Ketenangan dan disiplin kolektif Banteng Jatim akhirnya membuahkan hasil di babak adu penalti. Kiper andalan mereka, Ruben Rafli Hartanto, tampil cemerlang dengan menggagalkan sejumlah eksekusi penalti Banteng Bali.

Banteng Jawa Timur memastikan kemenangan dengan skor 4–2 di babak adu penalti. Keberhasilan ini tidak hanya mengamankan trofi Soekarno Cup 2025, tetapi juga menegaskan bahwa proses pembinaan yang matang, termasuk penggemblengan mental, adalah fondasi penting untuk meraih prestasi di tengah atmosfer kompetisi yang mencekam.***

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Jurus “Bayar Dulu” di Dermaga Tanjung Wangi

    Terbit: 13 Maret 2026 | 09:20 WIB BANYUWANGI – Gelombang kepulangan warga perantauan asal Kepulauan Sapeken mulai memadati Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Rabu pagi (11/3). Namun, ada yang berbeda pada…

    Desember Ini, PDIP Surabaya Tuntaskan Konfercab Demi Tata Kelola Partai yang Sempurna

    Terbit: 16 Desember 2025 | 05:12 WIB SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya memastikan bahwa seluruh tahapan konsolidasi organisasi, termasuk pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *