Desa Bungin-Bungin Sumenep Ukir Sejarah Nasional: 100% Sukses Cegah Stunting Lewat “Sekolah Orang Tua Hebat”

Terbit: 9 Desember 2025 | 17:09 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com – Desa Bungin-Bungin, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Desa terpencil di ujung timur Madura ini berhasil meraih penghargaan nasional dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN atas pengelolaan dan pelaksanaan program pengasuhan anak usia dini tingkat nasional.

Penghargaan bergengsi tersebut diraih Bungin-Bungin dalam kategori Desa/Kelurahan dengan capaian 100 persen program, yang diselenggarakan secara daring pada Senin (08/12/2025).


💡 Strategi Kunci: Pembinaan Rutin & Sekolah Orang Tua Hebat

Kepala Desa Bungin-Bungin, Hari, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh yang memungkinkan prestasi ini terwujud.

“Kami berterima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan, PPKB Kabupaten Sumenep, dan khususnya Penyuluh KB Kecamatan Dungkek, yang telah memberikan pembinaan secara rutin kepada kader BKB (Bina Keluarga Balita) Desa,” ujar Hari, Selasa (09/12/2025).

Hari menekankan bahwa fokus utama program ini adalah dampak nyata bagi masyarakat. “Ke depan, kami berharap kegiatan Bina Keluarga Balita atau yang kami sebut Sekolah Orang Tua Hebat ini, benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama orang tua Balita, dalam mencegah terjadinya tengkes (stunting),” tegasnya. Ini menunjukkan komitmen Desa Bungin-Bungin sebagai garda terdepan penanggulangan stunting.


🤝 Sinergi Lintas Sektor untuk Generasi Emas

Keberhasilan Bungin-Bungin disambut antusias oleh para pembina program. Yuskinau Fendi, S.KM, Penyuluh KB Kecamatan Dungkek, berharap penghargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat inovasi.

“Apresiasi ini harus dijadikan semangat baru di kalangan pelaksana program, untuk terus berinovasi dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat,” jelas Yuskinau.

Ia menambahkan, “Sejatinya, keberhasilan membangun generasi emas Indonesia dimulai dari keluarga yang tangguh, pengasuh yang kompeten, dan lingkungan yang mendukung setiap anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berempati, dan berdaya saing tinggi.”

Senada dengan itu, Kepala Bidang PPKB Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Ida Winarni, S.ST.,M.Kes, melihat penghargaan ini sebagai strategi pembelajaran.

“Apresiasi ini tidak hanya simbol penghormatan, tetapi juga strategi pembelajaran bersama (learning platform) untuk menyebarluaskan praktik baik (best practices) dari berbagai daerah,” kata Ida.

Menurutnya, setiap penghargaan yang diraih mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor yang mendukung kebijakan nasional penguatan keluarga, serta pencapaian Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam membangun manusia Indonesia yang unggul, sehat, dan berkarakter sejak dini.**”

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *