Festival Pesisir 4 di Giligenting, Sumenep: HCML & SKK Migas Angkat Budaya ‘Lengghi’, Dandim Apresiasi Program Sosial

Terbit: 6 Desember 2025 | 18:37 WIB

SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Festival Pesisir kembali digelar untuk kali keempat di Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu (6/12/2025). Acara tahunan yang diinisiasi oleh SKK Migas bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) ini sukses menyajikan perpaduan menarik antara pelestarian budaya pesisir, edukasi publik, dan program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat kepulauan.

Mengusung tema “Lengghi”, yang melambangkan keramahan dan keterbukaan masyarakat pesisir Madura, festival ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han., beserta Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827, Ny. Tiara Bendi Wibisono. Kedatangan mereka disambut meriah oleh warga setempat.

Perpaduan Budaya dan Manfaat Nyata HCML

Kegiatan Festival Pesisir 4 ini tidak hanya fokus pada hiburan, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga Kepulauan Giligenting. Di Balai Desa Galis, HCML melaksanakan serangkaian program sosial di bawah inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR), seperti:

  • Program “HCML untuk Masa Depan” dan “Langkah Baik HCML”.

  • Khitanan massal gratis bagi anak-anak.

  • Sosialisasi pencegahan stunting untuk peningkatan kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan khitanan massal, terlihat peran humanis dari Babinsa Koramil 0827/23 Giligenting yang turut mendampingi dan menenangkan anak-anak yang menjalani proses sunat, menunjukkan kedekatan TNI dengan masyarakat.

Dandim 0827/Sumenep: Kebanggaan Giligenting

Dalam sambutannya, Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi SKK Migas dan HCML yang dinilai berhasil membawa dampak positif yang berkelanjutan.

“Festival ini membawa energi positif bagi masyarakat. Budaya tetap terawat, edukasi berjalan, dan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga. Ini menjadi kebanggaan Giligenting,” ujar Letkol Arm Bendi Wibisono.

Beliau juga menegaskan komitmen dan dukungan penuh Kodim 0827/Sumenep terhadap upaya pelestarian budaya lokal dan kegiatan yang mendorong kesejahteraan masyarakat kepulauan.

“Kodim akan terus siap mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini agar semakin berkembang dan menjadi ikon kebudayaan pesisir Madura,” tambahnya.

Pameran Budaya Pesisir Madura

Kemeriahan Festival Pesisir 4 juga dihiasi dengan pameran budaya yang menarik perhatian pengunjung. Beberapa display yang ditampilkan meliputi:

  • Miniatur perahu Madura, simbol kehidupan masyarakat laut.

  • Batik pesisir dengan motif khas Sumenep.

  • Keris khas Madura, warisan budaya yang dihormati.

Puncak acara ditutup dengan Pemberian PPM Awards di Taman Desa Galis, yang memberikan penghargaan kepada individu dan tim dalam kategori Man of The Year, Best Program I, II, III, serta Best Team. Prosesi budaya Lengghi dan pertunjukan musikal puisi teatrikal semakin menambah semarak festival tahunan ini.***

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

RAHASIA TANEROS

Terbit: 29 Maret 2026 | 18:17 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Di balik deburan ombak Pesisir Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, tersimpan sebuah rahasia geografis yang jarang disadari publik. Pantai Taneros (atau…

Memoles Tuah Janur di Pantai Lombang

Terbit: 27 Maret 2026 | 21:28 WIB SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam mentransformasi tradisi lokal menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah. Melalui penyelenggaraan Festival Ketupat 2026 di Pantai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *