
PAMEKASAN, MaduraExpose.com — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pamekasan mencatat tren positif dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut.
Berdasarkan data terbaru, persentase penduduk miskin di Pamekasan mengalami penurunan signifikan pada Maret 2024, sebuah kabar baik yang menunjukkan efektivitas program pemerintah daerah.
Penurunan Angka Kemiskinan
Menurut data BPS Kabupaten Pamekasan, persentase penduduk miskin pada Maret 2024 berada di angka 13,41%. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 0,44% poin dari posisi Maret 2023 yang mencapai 13,85%.
Secara absolut, jumlah penduduk miskin di Pamekasan mencapai 123.460 orang. Penentuan kategori miskin ini didasarkan pada garis kemiskinan yang ditetapkan sebesar Rp467.493 per kapita per bulan. Artinya, setiap individu dengan pengeluaran di bawah jumlah tersebut per bulan dikategorikan sebagai penduduk miskin.
Fokus pada Kemiskinan Ekstrem
Meskipun persentase kemiskinan secara umum menurun, tantangan besar masih terletak pada pengentasan kemiskinan ekstrem. Berdasarkan informasi dari Antaranews Jatim, angka kemiskinan ekstrem di Pamekasan mencapai 0,18% atau setara dengan 16.016 jiwa dari total penduduk.
Sebagai respons, pemerintah daerah mengalokasikan dana sebesar Rp12 miliar untuk membantu warga yang tergolong dalam kategori ini. Namun, anggaran tersebut diketahui belum mampu mencakup seluruh populasi kemiskinan ekstrem.
Pendekatan Penanganan dan Faktor Penyebab
Dalam penanganan kemiskinan ekstrem, Pemkab Pamekasan lebih memprioritaskan bantuan sosial (bansos) daripada program pemberdayaan. Strategi ini diambil karena, menurut laporan dari Kabar Madura, mereka yang berada dalam kemiskinan ekstrem dianggap “betul-betul tidak berdaya,” sehingga bantuan langsung menjadi solusi yang paling tepat.
Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap masalah kemiskinan di Pamekasan juga tidak terlepas dari isu struktural. Sebuah penelitian dari Universitas Andalas mengidentifikasi beberapa penyebab utama, seperti tingkat pendidikan yang masih rendah, ketergantungan pada pekerjaan di sektor informal dengan upah minim, dan kurangnya akses terhadap layanan dasar yang esensial.
Upaya Berkelanjutan
Pemerintah daerah terus berupaya menurunkan angka kemiskinan dengan berbagai program, salah satunya melalui skema bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Meskipun demikian, keberlanjutan penurunan angka kemiskinan di masa depan akan sangat bergantung pada kombinasi program bantuan langsung dan strategi jangka panjang yang menyentuh akar permasalahan, seperti peningkatan kualitas pendidikan dan penciptaan lapangan kerja yang lebih layak.
📊 Situasi Kemiskinan di Kabupaten Pamekasan (Maret 2024)
📉 Penurunan Angka Kemiskinan
- 13,41%: Persentase penduduk miskin pada Maret 2024.
- 13,85%: Persentase penduduk miskin pada Maret 2023.
- 0,44% poin: Penurunan persentase kemiskinan dalam satu tahun.
💰 Data Kunci & Garis Kemiskinan
- 123.460 orang: Total jumlah penduduk miskin.
- Rp467.493/kapita/bulan: Garis kemiskinan yang ditetapkan oleh BPS.
⚠️ Kemiskinan Ekstrem
- 0,18% atau 16.016 jiwa: Jumlah penduduk dalam kategori kemiskinan ekstrem.
- Rp12 Miliar: Anggaran yang dialokasikan Pemkab Pamekasan untuk penanganan kemiskinan ekstrem. (Angka ini tidak mencakup seluruh populasi.)
💡 Pendekatan Penanganan & Penyebab
Strategi Pemerintah
- Fokus pada Bansos: Penanganan kemiskinan ekstrem diprioritaskan melalui bantuan sosial (bansos) karena dianggap mereka yang tergolong ekstrem “betul-betul tidak berdaya”.
- Program Bantuan: Upaya penurunan kemiskinan dilakukan melalui program seperti Program Keluarga Harapan (PKH).
Faktor-faktor Penyebab
- Tingkat pendidikan rendah
- Pekerjaan di sektor informal dengan upah minim
- Kurangnya akses terhadap layanan dasar
Sumber Data: BPS Kabupaten Pamekasan, Antaranews Jatim, Kabar Madura, Universitas Andalas.
📊 Infografis Situasi Kemiskinan Pamekasan
Berdasarkan data BPS per Maret 2024
13,41%
Penduduk Miskin
Maret 2024
0,44% poin
Penurunan dari tahun 2023
Maret 2023: 13,85%
123.460
Jumlah Penduduk Miskin
Rp467.493
Garis Kemiskinan/kapita/bulan
Fokus pada Kemiskinan Ekstrem
16.016 Jiwa
(0,18% dari total penduduk)
Populasi Kemiskinan Ekstrem
Rp12 Miliar
Anggaran Bantuan
Namun tidak mencakup seluruh populasi.
Penyebab dan Upaya Penanganan
Tingkat Pendidikan Rendah
Pekerjaan Informal & Upah Rendah
Kurangnya Akses Layanan Dasar
Upaya Utama Pemerintah: Program Bantuan Sosial (PKH)

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)