Sumenep ‘Mandi’ Berkah: PMI Santuni Pemulung, Pagar Nusa ‘Gempur’ Jalanan dengan 750 Paket Nasi!

Terbit: 13 Maret 2026 | 18:00 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan 1447 H, gelombang filantropi Islam di Kabupaten Sumenep menunjukkan eskalasi yang signifikan. Dua elemen penting kemasyarakatan, yakni Palang Merah Indonesia (PMI) dan organisasi pencak silat Pagar Nusa, secara simultan melakukan aksi distribusi logistik pangan guna memperkuat jaring pengaman sosial bagi warga kurang mampu.

Ketua PMI Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi, menegaskan bahwa peran PMI kini bertransformasi melampaui tugas konvensional pengelolaan stok darah. PMI secara aktif melakukan intervensi ekonomi mikro melalui penyaluran paket sembako dan uang lauk pauk kepada kelompok rentan, seperti abang becak dan pemulung.

“Kami memandang kepedulian dari berbagai pihak sebagai instrumen penting untuk memperkuat solidaritas sosial. PMI berkomitmen selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi, bukan hanya saat bencana,” ujar Edy Rasiyadi saat menyerahkan bantuan di Kantor PMI Sumenep, Jumat (13/03/2026).

Senada dengan semangat tersebut, keluarga besar Pagar Nusa Sumenep juga melakukan aksi nyata di ruang publik. Di bawah komando Drs. KH. Abd Muiz Aliwafa, organisasi yang bernaung di bawah Nahdlatul Ulama ini mendistribusikan sebanyak 750 paket nasi takjil di kawasan Jalan Trunojoyo Kolor, tepat di depan Masjid Al-Falah.

Kiai Muiz Aliwafa menekankan bahwa Pagar Nusa memiliki misi ganda: sebagai benteng fisik melalui pencak silat, dan benteng sosial melalui pengabdian kemasyarakatan. “Ramadan adalah momentum terbaik untuk menanamkan nilai kebersamaan. Kami ingin keberadaan Pagar Nusa dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat,” tandasnya.

Sinergi aksi dari berbagai elemen ini mencerminkan tingginya indeks kedermawanan lokal di Bumi Sumekar. Dalam perspektif administrasi publik, gerakan swadaya seperti ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas konsumsi dan kohesi sosial selama masa puasa dan menjelang hari raya. (Red)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Ramadan Garut Utara: Cara Imas Aan Ubudiah Mengetuk ‘Pintu Langit’ Lewat Aspirasi Rakyat

Terbit: 19 Maret 2026 | 17:35 WIB Sebuah kolase eksklusif oleh MaduraExpose.com mengenai misi solidaritas Ramadan oleh Imas Aan Ubudiah (Komisi VI DPR RI – PKB) di Garut Utara. Visual…

Di Garut Selatan, Imas Aan Ubudiah “Suntik” Semangat Empat Pilar ke Tim SAJATI

Terbit: 18 Maret 2026 | 13:45 WIB GARUT, MaduraExpose.com – Momentum Ramadan 1447 H menjadi ruang dialektika kebangsaan bagi Anggota DPR RI Komisi VI, Imas Aan Ubudiah. Melalui unggahan terbarunya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *