Puisi Romadhona 1446 H = 2025 M

Terbit: 21 Maret 2025 | 18:32 WIB

Langit Temaram Berhawa Sejuk di Tengah Gemericik Air Gerimis

Sungguh Mulya dan Agung Romadhona Selalu Berkisah Berbeda Setiap Rintisan Tahun.

Pada Jelang 20 Harinya, Allah Buka Langit Turunkan Rahmat Diiringi Hujan Petir Sembilan Menit Pada Petala Langit Surabaya, Siapa Sajakah Tahu dan Paham Al-HikmahNya

Sedang di Bukit Tinggi Orang Orang Berebut Masuk Surau Untuk Munajat Sembari Berharap Dapat Malam Seribu Bulan

Meski Ada Saja Manusia Meremehkan Thorawihnya Memang Sunnah tapi Rasa Wajibnya Bisa Menangis Sendiri Bila Romadhona Pulang dan Pergi Tanpa Pamit Sekerjap Matapun.

Sungguh Pilu Tercatat Tiada Habis Siang Tidak Habis Malam Seribu Bulan dari Bukit Tinggi Sampai Bukit Marwa yang Selimuti Keagungan dan Kemulyaan Rahmatil Alamin.

Oh Romadhona Menyimpan Rahasia Malamnya Seribu Bulan BarokahNya dan Apakah Kamu Pernah Dianugerahi Malam Terindah Mulya Bersama Seribu BulanNya

Subhan Allah
Alhamdulillah
Allahu Akbar
Subhan Allah Wabihamdihi
Subhan Allahiladhim.

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Ramadan Garut Utara: Cara Imas Aan Ubudiah Mengetuk ‘Pintu Langit’ Lewat Aspirasi Rakyat

    Terbit: 19 Maret 2026 | 17:35 WIB Sebuah kolase eksklusif oleh MaduraExpose.com mengenai misi solidaritas Ramadan oleh Imas Aan Ubudiah (Komisi VI DPR RI – PKB) di Garut Utara. Visual…

    Di Garut Selatan, Imas Aan Ubudiah “Suntik” Semangat Empat Pilar ke Tim SAJATI

    Terbit: 18 Maret 2026 | 13:45 WIB GARUT, MaduraExpose.com – Momentum Ramadan 1447 H menjadi ruang dialektika kebangsaan bagi Anggota DPR RI Komisi VI, Imas Aan Ubudiah. Melalui unggahan terbarunya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *