Unras Mahasiswa Kecam Kenaikan BBM, Jokowi diminta Mundur!!!

Terbit: 2 April 2015 | 18:56 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com- Rasa kesal, marah dan kecewa dari kalangan mahasiswa di tanah air terhadap pemerintahan Jokowi kian tak terbendung, pasca terjadinya kenaikan BBM untuk yang kesekian kalinya.

Di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sekelompok mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa keranda mayat dan shalat ghaib sebagai simbol matinya pemimpin negeri ini.

Mahasiswa ini juga menggelar orasi di depan gedung DPRD Sumenep menuntut presiden Jokowi mundur dari jabatannya.

Demontrans juga menuntut para wakil rakyat di DPRD Sumenep segera mengambil langkah termasuk menfasilitasi seluruh aspirasi dari kalangan masyarakat terhadap pemerintah pusat yang telah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Langkah pemerintah ini menurut mahasiswa Sumenep yang berunjuk rasa merupakan sebentuk penghianatan karena telah menyengsarakan rakyat Indonesia .

“Kami meminta Jokowi segera mundur dari jabatannya sebagai presiden. Sejak dia memimpin negeri ini, harga BBM sudah dinaikkan berkali-kali. Ini berdampak buruk terhadap harga kebutuhan pokok yang dikonsumsi masyarakat tiap harinya”, ujar orator aksi Bisri.

Mahasiswa berkali-kali mendesak presiden Jokowi lebih baik mundur dari jabatannya karena dinilai telah menyengsarakan rakyat. Aktivis ini juga mengaku sangat kecewa terhadap kebijakan presiden yang sejak awal tidak pernah menyenangkan rakyat.

“Justru sebaliknya menyusahkan rakyat dengan terus menaikkan harga BBM”, terikanya.

Sebelum membubarkan diri, kalangan pengunjuk rasa mengncam akan turun lagi melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang jauh lebih banyak hingga akhirnya pemerintah mendengarkan jeritan rakyat yang makin sengsara.

(m2d/day/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *