Buruh Pro Anies-Imin Bawa Ogoh-ogoh

Terbit: 22 Februari 2024 | 12:33 WIB

Maduraexpose.com- Aksi demo menyuarakan dugaan kecurangan Pemilu 2024 masih meramaikan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Rabu (21/2/2024) siang, sejumlah massa buruh yang tergabung dalam Poros Buruh Untuk Perubahan Anies-Muhaimin menggeruduk KPU RI.

Mereka datang dengan membawa spanduk besar yang digotong layaknya ogoh-ogoh.

Spanduk itu bertuliskan “Tolak Pilpres Curang Selamatkan Suara Rakyat”. Spanduk itu juga memplesetkan kepanjangan KPU menjadi “Komisi Penipuan Umum” dan meminta agar seluruh Komisioner KPU saat ini untuk dipecat karena dianggap bagian dari kecurangan Pemilu 2024.

Di bagian kiri spanduk, massa buruh pendukung Anies-Muhaimin ini juga mengkritik Presiden Jokowi.

Mereka menyematkan Jokowi sebagai “The King Of Lip Service” dan menolak hasil Pemilu 2024.

Julukan itu juga pernah disuarakan BEM UI saat mengkritik Jokowi pada Juni 2021 lalu.

Setibanya di seberang kantor KPU, massa buruh langsung menyalakan flare atau suar berwarna merah sebagai simbol perlawanan.

Para perwakilan massa bergantian menyuarakan aspirasinya dari atas mobil komando soal beragam dugaan kecurangan di Pemilu 2024. Yang paling disoroti yakni soal adanya dugaan penggelembungan suara.

“Kita malu melihat hasil Pemilu yang sangat jelas sekali kecurangannya,” kata orator.

Orator pun menegaskan akan bertahan di depan kantor KPU sampai ada perwakilan pimpinan KPU yang mau menemuinya.

“Kalau dia emang lembaga negara yang netral, ayo keluar, gausah takut. Kalau KPU semakin gamau keluar, ya rakyat makin curiga ada permainan,” tuturnya.

Saat massa buruh pro Anies-Imin menggelar aksi, datang para emak-emak yang juga menyuarakan tuntutan yang sama.

Emak-emak itu bahkan memegang spanduk bertuliskan pemakzulan terhadap Jokowi.***

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *