Maduraexpose.com- Selasa malam (20/2) Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep menahan tiga orang tersangka dalam kasus mafia perbankan, sekitar pukul 22.00 WIB.
Tiga tersangka dijerat dengan tindak pidana korupsi (tipikor) pada kasus Tahun 2016 – 2017 yang ditemukan kerugian Rp 20 miliar lebih.
Trimo, Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep mengatakan, penahanan terhadap tiga tersangka, dalam kasus penyaluran kredit atau pembiayaan Bank Plat Merah Cabang Sumenep Tahun 2016-2017.
Pihaknya menyebutkan ketiga tersangka terlibat dalam kasus dugaan mafia perbankan itu diantranya TL (inisial) yang saat itu sebagai Pimpinan Cabang Pembantu di Sumenep. Kemudian tersangka bernisial EF Pimpinan Wilayah Indonesia Bagian Timur dantersangka berinisial SBK dari pihak swasta.
Adapun modus tersangka dalam menjalankan aksinya, lanjut Trimo, dilakukan secara bersama-sama oleh ketiga tersangka.
“Dari hasil keterangan penyidik ditemukan adanya perbuatan melawan hukum, memperkaya diri sendiri atau orang lain dan dapat merugikan keuangan negara. Dilakukan secara bersama-sama oleh tersangka,” beber Trimo Kepala Kejaksaan Negri Sumenep, Madura, Rabu 21 Februari 2024.
Trimo menjelaskan, saat ini ketiga tersangka ditahan selama 20 hari kedepan, terhitung sejak tanggal 20 Februari 2024. Ketiga tersangka dititipkan di Rutan Kelas IIB Sumenep , Madura.
Menurutnya, dalam proses penyidikan terhadap para tersangka, penyidik telah mengumpulkan sejumlah alat bukti berupa transaksi, keterangan tersangka dan alat bukti surat yang sudah melalui keterangan ahli.
“Dalam alat bukti yang diperoleh jaksa penyidik, ada dugaan kerugian uang negara diatas Rp 20 miliar,” tutup Trimo Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep. [Ferry Arbania]

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
