PKL Diusik, Politisi Gerindra DRPD Sumenep Angkat Suara!

Terbit: 20 Februari 2024 | 08:21 WIB

Maduraexpose.com— Pengusiran PKL dengan dalih relokasi ke Tajamara mendapat reaksi keras dari kalangan pedagang yang selama ini menghidupi keluarga mereka.

Pengusiran PKL dengan dalih relokasi pasca Pemilu 14 Februari 2024 dinilai sangat merugikan dan mengancam mata pencaharian para PKL di sejumlah titik yang selama ini merasa terbantukan secara ekonomis.

Selain itu, sejumlah PKL merasa ada ketidak adilan dengan cara penertiban yang dilakukan terkesan tebang pilih. Pemilik lapak yang “dipaksa” pindah ke Taman Jajan Madura (Tajamara) dinilai tebang pilih.

Hal itu juga diungkap sebelumnya oleh Presma Unija Tolak Amir. Menurut dia, ada beberapa titik strategis ditempati puluhan PKL, namun tidak dilakukan penertiban.

Menyikapi hal itu, politisi Partai Gerindra yang juga anggota DPRD Sumenep Nurus Salam atau biasa dipanggil Oyuk itu turut angkat bicara. Pihaknya menyesalkan penertiban PKL di Kota Sumenep yang diduga tebang pilih.

“Harusnya jika direlokasi semua PKL, jangan tebang pilih terhadap pelanggaran Perda,” demikian Oyuk Anggota Dewan dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumenep priode 2019-2024 ini kepada Maduraexpose.com, Selasa 20 Februari 2024. [dbs/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *