Jelang Pilpres, Bupati Sumenep Sulit Dihubungi Melalui Ponselnya, Diduga Ganti Nomor

Terbit: 22 Januari 2024 | 00:04 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com— Dalam sebulan terakhir ini sosok Bupati Sumenep menjadi bahan gunjingan dikalangan pendukungnya.

Pasalnya, sejumlah tokoh pendukung Ketua DPC PDI Perjuangan pada Pilkada Sumenep tahun 2020 silam itu mengaku tidak bisa menghubungi sejumlah nomor handphon Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Mas saya minta tolong kirimin nomor Pak Bupati Fauzi. Soalnya ada keperluan yang sangat penting. Beliau saya WA berkali-kali tak pernah direspon,” ujar salah satu Anggota DPRD Sumenep berinisial HN. belum lama ini kepada Maduraexpose.com.

Disamping itu ada beberapa tokoh Kiai di Sumenep yang meminta tolong agar dicarikan nomor WhatsApp (WA) Bupati Fauzi yang bisa dihubungi. Pihaknya mengaku kerepotan karena baik kepentingan yang menyangkut pribadi Achmad Fauzi sebagai Bupati ataupun sebagai Ketua PDI Perjuangan Sumenep sangat diperlukan kontak person.

“Minta tolonglah Mas, karena ada sesuatu yang ingin kami sampaikan langsung kepada Pak Bupati,” demikian salah satu tokoh sambil meminta ijin agar identitasnya tak dipublis.

Selain tokoh, banyak kalangan wartawan baik di Sumenep maupun luar kota mengaku kebingungan. Anehnya lagi, seorang Budayawan di Sumenep juga mengaku punya pengalaman yang sama. “Tak bisa berbalas pesan melalui ponsel Bupati. Mungkin ganti nomor atau bagaimana. Saya kurang paham,” sesalnya.

Media ini kemudian menghubungi Bupati melalui nomor ponsel yang biasa dia gunakan atau diketahui oleh kalangan tertentu. Namun, hingga berita ini diunggah, nomor tersebut tak memberikan respon.

Dalam amatan media ini, Bupati Sumenep Achmad Fauzi sudah berganti nomor dua kali.

“Tapi nomor Pak Bupati yang dipakai pada tahun 2022 saya coba cek lagi tempo hari sudah aktif lagi. Tapi tidak tahu siapa yang pegang nomor itu,” kata AZ, salah satu orang dekat Achmad Fauzi Bupati Sumenep.

Bahkan dalam konfirmasi tertentu, media harus menggunakan perantara orang dekatnya.

“Misalnya saya mau konfirmasi ke Bupati Sumenep, maka pesan itu harus dikirim dulu ke salah satu orang dekatnya berinisial AS. Melalui AS inilah pesan disampaikan ke Bupati, atau sebaliknya.

“Kadang Bupati itu menyampaikan pesan melalui AS, setelah itu diteruskan ke yang bersangkutan,” kata seorang Jurnalis kepada Redaksi, Senin 22 Januari 2024. [tim/red]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *