Geger Temuan Mayat Janda Mengapung Disaluran Irigasi

Terbit: 14 Januari 2024 | 22:21 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com— Minggu yang tenang tiba-tiba dihebohkan dengan temuan mayat perempuan sudah tidak bernyawa disebuah irigasi.

Perempuan nahas itu pertamakali ditemukan oleh warga yang tengah mencari burung di pematang sawah yang terletak di Desa Labuhanratu Satu, Minggu 14 Januari 2024.

Sosok erempuan yang tengah mengapung dieigasi persawahan itu ditemukan audah tak bernyawa.

“Kami berempat, tengah mencari burung di sekitaran persawahan, melihat seperti mayat di irigasi dan di dekati ternyata benar. Kami kami langsung angkat ke darat, khawatir dibawa arus lagi” kata Riki saksi mata yang melihat pertamakali peristiwa yang menggempakan tersebut dikutip dari laman wawainews.id.

Beberapa saat kemudian datang polisi dari Sektor Way Jepara datang ke lokasi dan mayat tersebut langsung di bawa ke Puskesmas Way Jepara untuk di visum.

Mayat perempuan yang malang itu diketahui bernama Sri, warga Kecamatan Labuhanratu.

Hasil pemeriksaan medis ditemukan sesuatu yang tidak wajar dari kematian perempuan yang ditemukan mengambang disaluran irigasi tersebut.

Informasinya, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kematian Sri dengan melibatkan dokter forensik.

“Kami tidak bisa simpulkan serinci mungkin. Tapi ada ketidakwajaran pada korban dan perlu pemeriksaan lanjutan dari dokter forensik,”ungkap dokter Puskesmas Way Jepara mengutip dari laman wawainews.id.

Kepala SPKA Aiptu Ketut memperkirakan mayat perempuan yang ditemukan mengambang itu berusia sekitar 40 tahun.

Polisi akan terus melakukan penyelidikan lebih jauh. Tenggelamnya korban diprediksi belum lama mengambang, diperkirakan sekitar 1w jam diatas saluran irigasi persawahan.

“Karena kondisi kulitnya masih bagus belum membengkak. Kami masih lakukan visum untuk memastikan persoalan kematian perempuan tersebut,” imbuh Ketut dilaman wawainews.id

Ditempat terpisah, Fajar keluarga korban mengakui bahwa selama ini kakaknya tidak ada gangguan jiwa. Korban normal berstatus janda dan memiliki dua anak yang diurus dan dinafkahinya.

“Ya itu Mbak saya, kondisi normal saya juga tidak tau kenapa bisa ditemukan kondisi tenggelam di irigasi. Mudah mudahan polisi bisa membongkar motif sebenarnya,” kata Fajar.***

Sumber:wawainews.id
Editor: Ferry Arbania

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    BREAKING NEWS: Polda Jatim Konfirmasi 27,8 Kg Kokain ‘Bugatti’ di Sumenep Positif Narkotika Kelas Dunia

    Terbit: 16 April 2026 | 15:30 WIB SURABAYA, MaduraExpose.com – Markas Besar Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mendadak gempar. Dalam konferensi pers darurat yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim,…

    EKSLUSIF: DETIK-DETIK KAPOLDA JATIM TERBANG PIMPIN RILIS TEMUAN KOKAIN 27 KG!

    Terbit: 14 April 2026 | 13:04 WIB SUMENEP – Eskalasi temuan 27,83 kilogram diduga kokain di pesisir Giligenting memaksa pimpinan tertinggi kepolisian Jawa Timur turun gunung. Kapolda Jatim dilaporkan terbang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *