Di Sumenep, Papan Proyek Miliaran Rupiah Tertutup “Mahkluk Ghoib”

Terbit: 29 Desember 2023 | 01:59 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)— Sore membentang mendekati maghrib di sepanjang Jalan Adirasa Perumahan Kolor Kecamatan Kota Sumenep Madura Jawa Timur, Kamis 28 Desember 2023.

Sejumlah kendaraan berat dan beberapa truk pengangkut material proyek tampak berderet menyesaki badan jalan, parkir menghadap kearah barat. Arus jalan diarahkan keselatan menuju terminal Arya Wiraraja, karena akses lurus ke timur sedang ada pengerjaan dikasih palang panjang dari bambu seadanya.

Seorang pira setengah baya berinisial F yang mengaku Manager dari PT DPK, mengaku tidak tahu menahu apakah jalan ditengah-tengah perumahan Desa Kolor , Kota Sumenep milik pengembang atau Pemkab. Yang dia tahu, seperti dituturkan ke media, pihaknya menjalankan pekerjaan sesuai tanggung jawabnya.

Bahkan Manager F ini seolah tak mau ambil pusing, jikapun ada warga penghuni kawasan proyek itu merasa perlu melakukan ganti rugi bagi masyarakat yang bagian depan rumah atau toko mereka terkena imbas pelebaran jalan sepanjang 1,7 km tersebut.

Bagi Manager F, menuntaskan proyek pelebaran jalan dan drainase sesuai deadline lebih penting agar perusahaannya tak terkena sanksi ataupun teguran. Anggarannya dari mana Pak?, “Kementerian PUPR. Diatas 10 (miliar), ujar Manager F, “ kepada media ini.

“Yang jelas, Saya khan tendernya dengan PUPR, apakah ini milik daerah, apakah lokasi milik perumahan saya kurang tahu.” Imbuh Manager F.

Sebelum menutup percakapan dengan awak media, Manager bilang papan proyek sudah dipasang dibagian ujung timur. Namun ketika ditelusuri oleh wartawan, papan proyek yang dimaksud tidak ditemukan dilokasi .

“Mungkin papan proyeknya tertutup makhluk ghoib, saya cari sampai pusing nggak juga ditemukan. Padahal kata Manager F papannya dipasang diujung timur jalan ini. Saya telusuri kesana hingga pertigaan tetap nggak ada, tak terlihat,” timpal seorang wartawan.

Sementara Kepala Dinas PU Bina Marga dikonfirmasi berkali-kali tidak merespon. Bahkan sebelumnya didatangi ke kantornya, yang bersangkutan juga tidak terlihat batang hidungnya.
“Pak Kadis lagi keluar kota Mas,” seorang pria yang berjaga dihalaman Kantor Dinas PU Bina Marga pada Kamis sore.

Sementara Kurniadi,SH Ketua YLBH Madura yang ikut melakukan pantauan dilokasi pemasangan papan proyek pelebaran jalan di sepanjang perumahan Kolor Kota Sumenep itu ikut membenarkan, jika papan proyek yang disebutkan Manager F tak ditemukan oleh media.

“Saya sampek capek ikut mencari dimana papan proyeknya dipasang. Tadi kita minta ditunjukin ke Manager F,dia tidak mau mengantarkan ke lokasi papan proyek dipasang dengan alasan sibuk. Dan bilang papannya ada diujung timur. Ya mungkin benar kata teman wartawan tadi, jangan-jangan papan proyeknya memang ketutup mahkluk ghoib.Besok kita tindak lanjuti masalah ini ke seluruh pihak terkait,” terang Kurniadi dengan sedikit emosi. [tim/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *