Jokowi Nonaktifkan Abraham, KPK Sita Kantor Gerindra Bangkalan

Terbit: 19 Februari 2015 | 02:09 WIB

MaduraExpose.com- Meski Presiden Jokowi nonaktifkan Abraham Samad sebagai pimpinan KPK karena terbelit persoalan hukum, namun semangat lembaga anti rasuah tak pernah kendor.

Terbukti pada Rabu (18/2) KPK menyita kantor Gerindra, Bangkalan, Madura, Jawa Timur berikut sejumlah aset lainnya yanag di duga bersentuhan dengan aliran dana dari kasus dugaan korupsi yang saat ini tengah membelenggu Fuad Amin, mantan Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Secara keseluruhan, KPK secara remsi telah menyita empat bangunan dan puluhan asset. Penyitaan dilakukan oleh penyidik KPK yang berjumlah 5 orang dengan di dampingi Camat Kota Bangkalan, Salman Hidayat dan Tumiran, mantan Direktur PT.Sumber Daya. Mereka dikawal personel kepolisian yang dilengkapi dengan senjata.

Penyitaan bangunan dan aset dilakukan karena diduga masuk dalam ‘bagian’ tindak pidana pencucian uang oleh tersangka Ketua DPRD Bangkalan, Fuad Amin. Surat perintah penyitaan, yakni nomor: sprint.sita-75/01/12/ 2014, tanggal 27 Desember 2014.

(fat/mex)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *