Megawati Soekarnoputri Sebut Pemerintah Seperti Orde Baru

Terbit: 28 November 2023 | 12:25 WIB

Maduraexpose.com– Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyindir pemerintah dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakornas) organ relawan pendukung Ganjar-Mahfud di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Senin, 27 November 2023. Dia menyebut pemerintahan saat ini mirip rezim Orde Baru.  

Megawati awalnya menyinggung pengorbanan para pendiri bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan. Dia menyebut seluruh lapisan masyarakat bersatu dan bergotong royong merebut kemerdekaan itu. 

“Benar tidak? Merdeka, merdeka, merdeka. Menang kita. Ganjar-Mahfud satu putaran,” kata Megawati dalam pidato pengarahannya.

Megawati pun lantas menyatakan dirinya mendapatkan ketidakadilan saat ini.  Dia pun menyebut dirinya seperti tidak dihormati. Meskipun demikian, Megawati tak menjelaskan ketidakadilan seperti apa yang dia sampaikan.

“Ndak, kadang-kadang ya, kadang-kadang apa ya, saya manusia juga dong. Tetapi ya bayangkan, kok saya tidak seperti dihormati ya. Lho, kenapa? Lho saya jelek-jelek pernah presiden lho, dan masih diakui dengan nama Presiden ke-5 Republik Indonesia,” kata Megawati.

Ketidakadilan itu, menurut Megawati kemudian membuat nuraninya terbuka. Dia pun menyatakan siap bertarung.  

“Saya tentu tidak, apa, nurani saya ya terbuka dong, lho ini gimana sih? Maunya apa sih? Mari kalau mau bersaing, kita, biar ibu ini perempuan, tapi ibu petarung,” kata dia. 

Sebut pemerintah bertindak seperti Orde Baru

Megawati pun menyatakan tidak boleh ada pihak yang berusaha menekan rakyat di tengah situasi politik jelang Pemilu 2024. Apalagi, kata Megawati, pihak tersebut mencoba seolah-olah memberikan sesuatu kepada rakyat, tetapi tanpa melalui perundang-undangan yang ada di Indonesia.

“Bolehkah kamu menekan rakyatmu. Bolehkah kamu memberikan apapun kepada rakyatmu tanpa melalui perundangan yang ada di Republik ini,” kata Megawati dalam Rapat Kerja Nasional

Selain itu, Megawati mengatakan dirinya sudah merasa jengkel. Dia menyebut pemerintahan yang berkuasa saat ini bertindak seperti rezim otoriter Orde Baru. Megawati menyatakan sebenarnya dirinya tak ingin mengatakan hal tersebut. 

“Kenapa? Republik penuh dengan pengorbanan tahu tidak? Kenapa sekarang kalian yang baru berkuasa itu mau bertindak seperti zaman Orde Baru?” kata Megawati dengan suara lantang.

Sebelumnya, hubungan PDIP dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam beberapa bulan belakangan ini dikabarkan memanas. Hal itu tak lepas dari pencalonan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres 2024). 

Padahal, Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP telah menunjuk Ganjar Pranowo dan Mahfud Md sebagai pasangan yang akan mereka usung pada Pilpres 2024. 

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *