Diluar Eskpektasi, Peserta Kompolan Pertama “Potoh Bhujuk Bendungan Karay” Membludak

Terbit: 10 Februari 2023 | 21:30 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Tingkat kehadiran Potoh (keturunan) dari Kiai Sri Anom alias Kiai Barokah alias Jhuk Berkat (Bendungan) Bin Kiai Abdullah Sajjad Karay yang merupakan pertemuan pertama setelah sebulan sebelumnya dirapatkan dirumah Ustad Muizzi Jauhari di Dusun Mandala, Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura.

Hari ini merupakan pertemuan pertama Kompolan Potoh Bhujuk Bendungan yang ditempatkan di salah satu pencetus kegiatan tersebut, yaitu dikediaman Ustadz M.Khoiri di Sebelah timur Asta Sabe Lanjeng, Blok Sumber Gayam, Dusun Mandala, Desa Ketawang Karay, Jum’at 10 Februari 2023.

“Semoga pertemuan berikutnya akan lebih banyak yang hadir,” kata M.Khoiri tuan rumah dikutip dari percakapan di grup WA Potoh Bhujuk Bendungan.

Sementara Fathol Bari salah satu penanggung jawab kegiatan mengaku sangat bangga atas partisipasi dari para tokoh dan keturunan dari Kiai Sri Anom Bin Kiai Muhammad Sajjad alias Bhujhuk Bendungan yang jumlahnya mencapai puluhan orang.

“Tingkat kehadiran pada Kompolan Potoh Kiai Barokah (Jhuk Berkat) Bendungan ini sungguh diluar ekspektasi. Awalnya kita pesimis akan sebanyak ini. Semoga terus meningkat,” kata Fathol Bari, S.Sos atau lebih dikenal dengan nama penanya Ferry Arbania.

Tampak hadir juga dalam kegiatan tersebut Kiai Zuhdi Amin menantu dari KH. Abdul Hamid (Alm) Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Iman.

Dalam kesempatan itu juga sempat dibacakan shalawat Busyro yang telah dijjazahkan oleh Dr. KH. Habib Segaf bin Hasan bin Ahmad Baharun, S.H.I., M.H.I. Pengasuh Pondok Pesantren Dalwa, Bangil, Pasuruan. (Nadayana RDP)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

    Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

    Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

    Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *