PDIP Tolak Amandemen UUD 45, Masinton: Untuk Mencegah Kerakusan Elit Tua Berwatak Tiran

Terbit: 10 April 2022 | 13:57 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Maduraexpose.com- Sikap politik PDI Perjuangan menolak amandemen UUD 1945 untuk mencegah penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden kembali dipertegas oleh anggota DPR RI Masinton Pasaribu.

“Pemilu tetap jalan sesuai waktunya. Ini kan bagian dari demokrasi. Demokrasi itu mencegah kerakusan para elite tua yang berwatak tiran seperti Luhut itu,” ujar Masinton dalam keterangan tertulis acara diskusi virtual Para Syndicate pada Sabtu (9/4).

Tak cukup sampai di situ, Masinton tanpa tedeng aling-aling menyebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pencoleng demokrasi dan bagian dari oligarki kapital.

Pasalnya, dalam beberapa kesempatan Luhut mengklaim wacana penundaan Pemilu Serentak 2024 mendapat dukungan dari mayoritas masyarakat pemilih beberapa partai politik (parpol). Sementara, beberapa lembaga survei menemukan respon penolakan yang cukup banyak dari masyarakat.

“Kita boleh saja berbeda dalam hal praktis di politik, tetapi menyangkut hal yang prinsipil dalam demokrasi kita mesti bersatu untuk melawannya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi XI DPR RI ini mengapresiasi pernyataan Presiden Joko Widodo untuk para menterinya agar tak berbicara lagi soal penundaan pemilu, perpanjangan jabatan presiden, maupun amandemen UUD 1945.

“Itu pesan yang sangat kuat untuk para menterinya yang cari perhatian kepada presiden,” tandasnya.

Sumber: RMOL[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *