Studium General Stidar Sumenep Dihujani Pembacaan Puisi dan Senandung Lagu Kalangan Dosen dan Pengelola

Terbit: 9 Januari 2022 | 15:14 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com) –
Menghadapi semester genap tahun akademik 2021/2022, Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman Gadu Barat Ganding Sumenep (Stidar Sumenep) menyelenggarakan “Studium General” yang ditempatkan di Majelis Dirasah Raudlatul Iman Pondok Pesantren Raudlatul Iman 09/01/2021

Sejak dimulai acara tepat jam 09.00 WIB suasana mendung menyelimuti kawasan langit Raudlatul Iman yang disertai hujan rintik-rintik menambah suasana damai acara yang penuh keakraban dan kekeluargaan.

Acara yang dihadiri petinggi STIDAR itu dikemas dalam bentuk halaqah bersama mahasiswa dari dua program studi yaitu Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dan Bimbingan Konseling Islam (BKI).

Menjelang penghujung acara, hujan semakin deras dusertai guntur yang saling bersahutan sekaligus menjadi instrumen indah pembacaan puisi yang diawali Ketua Yayasan K. Sahli Hamid dengan judul “Stidar, Mercusuar Peradaban Islam di Kampung Pedalaman” karyanya sendiri. Kiai Sahli yang juga sastrawan itu membaca puisi dengan penuh penghayatan. Pembaca puisi kedua Bapak Mohammad Toyu, penyair muda membacakan puisi Madura berjudul “Ojhen”, selanjutnya perwakilan mahasiswa Fery Arbania atau Fathol Bari mengumandangkan sajaknya yang cukup tajam berjudul “Jembatan Suramadu” yang menggugat fenomena sosial di Madura. Disusul ketua LP3M K. Ainul Yaqin membaca puisi karya K. Sahli “STIDAR, Apa Kabar” dan terakhir Bapak Jamalul Muttaqin dengan lirik puisi karya Gus Mus.

Sedangkan lantunan lagu religi diwakili karyawan Siti Aisyah berduet dengan Muzanni membawakan lagu “Sholawat Nahdiyah” dan “Ya Thoibah” yang diikuti seluruh mahasiswa yang hadir. Aura wajah semua peserta dan kalangan dosen tampak bahagia menikmati suara emas dan tembang-tembang manis manja penyejuk hati.(R. Mas Kanjeng)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

    Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

    Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

    Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *