Viral Foto Duta Seleksi Tilawatil Qur’an Berpakaian Seksi, Panitia Banjir Hujatan

Terbit: 18 Oktober 2021 | 05:04 WIB

Maduraexpose.com– Bukannya mendapat pujian, duta STQ (Seleksi Tilawatil Qur’an) Nasional ke XXVI yang dihadirkan panitia daerah STQN, justeru menuai kecaman dan hujatan dari warganet di sosial media.

Kecaman ini muncul setelah viralnya foto-foto duta STQ. Dalam foto itu, terlihat para belasan wanita yang dipilih sebagai duta STQ mengenakan busana yang terlihat seksi.

Para netizen menganggap, panitia tidak hanya mencoreng Maluku Utara selaku tuan rumah STQ Nasional XXVI, namun juga telah merusak iven nasional keagamaan ini.

Viralnya foto duta STQ Nasional ini juga turut disesalkan salah satu kader PDI-Perjuangan Asrul Rasyid Ichsan. Lewat unggahan status di akun facebooknya, sekretaris DPD PDI-P Malut itu mempertanyakan ide panitia menghadirkan duta STQ nasional.

“Rasanya si pemilik ide ini menampar wajah pak gubernur kita KH Abdul Gani Kasuba setelah gubernur mengerahkan seluruh kekuatan sebagai tuan rumah STQN pada akhirnya para pembantunya membasuh wajah beliau dengan pembalut yang memaluhkan,” tulis Asrul, Jumat (15/10)

Karena itu, dia menilai recana Gingin mengganti sejumlah pimpinan SKPD paska STQ nasional, adalah momen yang tepat.

Hingga berita ini dilansir, belum ada keterangan resmi dari panitia Daerah STN. Kepala biro Administrasi Pimpinan Rahwan A Suamba yang dikonfirmasi pun mengaku masih berkoodinasi dengan pihak panitia. [harianhalmahera]

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Lebaran dr. Tifa: Antara Langkah Sunyi, Luka yang Sakral, dan Kemenangan Hati

Terbit: 19 Maret 2026 | 20:10 WIB SUMENEP – Di tengah gempita perayaan Idul Fitri 1447 H, sebuah pesan kontemplatif datang dari sosok intelektual dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa). Melalui…

Mudik 2026: Komisi VI DPR RI Soroti Kegagalan Mitigasi BUMN Karya di Jalur Krusial

Terbit: 17 Maret 2026 | 23:21 WIB JAKARTA – Arus mudik Lebaran 2026 yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan nasional, kini berubah menjadi ujian kesabaran bagi jutaan masyarakat. Kendala klasik berupa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *