Kodim dan Polres Bangli Gotong Rotong Buka Jalan ke Desa Trunyan yang Tertutup Longsor

Terbit: 17 Oktober 2021 | 23:24 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Bali(Maduraexpose.com)– Akses jalan menuju Desa Trunyan terputus akibat tertimbun tanah longsor pascaterjadi gempa di Karangasem Sabtu dinihari.

Untuk membuka kembali akses jalan menuju Desa Trunyan tersebut, Polres Bangli bersama Kodim 1626 Bangli serta Pemda Bangli melakukan gotong royong membuka akses jalan.

Pembersihan dimulai dengan apel bersama TNI-Polri dan BPBD di Dermaga Kedisan, Kintamani, Bangli, Minggu, yang dipimpin oleh Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan dan Dandim 1626 /Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana SIP.

Usai apel, mereka langsung bekerja membersihkan tanah longsor menggunakan alat berat yang dimulai dari titik pertama di Desa Buahan Kintamani, Bangli.

Kapolres Bangli menyampaikan gempa kemarin telah membuat sejumlah tebing longsor yang menutup beberapa jalan menuju Desa Trunyan. Akibat jalan tertutup maka evakuasi korban longsor terpaksa menyeberangi danau. Secara bergotongroyong, Polri, TNI dan masyarakat menyingkirkan tanah dan membuka jalan.

Dengan terbukanya jalan, akan memudahkan evakuasi dan menyalurkan bantuan kepada korban dan masyarakat setempat, ujar Kapolres Bangli

Longsor di sepanjang jalan menuju Trunyan terdiri dari tanah dan batuan yang berukuran besar sehingga alat berat yang ada tidak mampu memindahkan.

“Untuk itu BPBD masih melakukan koordinasi, mudah mudahan secepatnya dapat diselesaikan, ” tegas AKBP I Gusti Agung Dana Aryawan seperti dikutip dari Antara.

Gempa yang melanda wilayah Provinsi Bali dengan magnitudo 4,8 pada Sabtu (16/10) pukul 03.18 WIB menyebabkan kerusakan di sejumlah titik dan jatuhnya korban jiwa di mana daerah yang memiliki dampak cukup besar yakni berada di Kabupaten Bangli dan Kabupaten Karang Asem.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun per Sabtu (16/8), pukul 18.00 WIB, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat jumlah korban akibat gempa itu, meninggal dunia (MD) 2 orang, luka berat (LB) 2 orang, luka ringan (LR) 4 orang di Kabupaten Bangli dan 1 orang (MD), 11 orang (LB), 8 orang (LR) di Kabupaten Karangasem.[suara]

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Jurus “Bayar Dulu” di Dermaga Tanjung Wangi

Terbit: 13 Maret 2026 | 09:20 WIB BANYUWANGI – Gelombang kepulangan warga perantauan asal Kepulauan Sapeken mulai memadati Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Rabu pagi (11/3). Namun, ada yang berbeda pada…

Desember Ini, PDIP Surabaya Tuntaskan Konfercab Demi Tata Kelola Partai yang Sempurna

Terbit: 16 Desember 2025 | 05:12 WIB SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya memastikan bahwa seluruh tahapan konsolidasi organisasi, termasuk pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *