
Sumenep (Maduraexpose.com)– Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan postingan seorang netizen melalui media sosial facebook (fb) dengan akun Ipungnga Marsuk.
Postingan itu dianggap telah merugikan pihak parpol seperti laporan Media Kempalan berjudul “PKB Bakal Somasi Netizen yang Menyeret FPKB soal Video Mesum Mirip Anggota DPRD Sumenep” yang diterbitkan media tersebut pada tanggal 31 Agustus 2021 lalu.
Hal ini tak ayal memantik emosi Sekretaris DPC PKB Sumenep Dul Siam, yang dalam laporan media mengancam akan melakukan somasi kepada pemilik akun Ipungnga Marsuk.
Namun dalam konfirmasi media ini kepada Dul Siam, pihaknya menolak disebut mengancam. Dan ketika disingung kapan akan melayangkan somasi dan klarifikasi, pihaknya mengaku masih menunggu hasil BK (Badan Kehormatan) DPRD Sumenep.
Terbaru, dari hasil penelusuran media ini, pada hari ini, Kamis 30 September 2021 pukul 18: 36 WIB, ternyata postingan yang menyeret FPKB Sumenep itu masih “mejeng” di beranda facebook Ipungnga Marsuk.
Sementara Syaiful Bahri,SH pemilik akun Ipungnga Marsuk dikonfirmasi kenapa tidak mau menghapus postingannya menjawab dengan suara agak datar.
“Saya tidak akan pernah menghapus postingan diberanda facebook saya yg ditulis media kempalan itu. Selama media kempalan tidak dilaporkan ke pihak berwenang terkait dugaan video mesum tersebut,” beber Syaiful Bahri,SH pemilik akun Ipungnga Marsuk kepada Maduraexpose.com, Kamis malam.
Pria yang aktif sebagai Advokat PERADI MADURA RAYA ini kembali menegaskan soal keputusannya yang tidak akan menghapus postingannya soal video mesum mirip anggota DPRD Sumenep dengan “embel-embel” mirip FPKB.
“Tolong dicatat oleh semua rekan-rekan, selama belum ada laporan kepolisian dan putusan Majlis Hakim yang menyatakan bahwa berita yang dimuat Media Kempalan itu hoax, saya tetap berkeyakinan bahawa berita yang ditulis kempalan benar,” tandasnya.
Disinggung apakah media tersebut telah merubah judul beritanya karena kasua video mesum sudah gaduh, pihakanya mempersilahkan untuk tanya langsung kepada penulis beritanya.
Sebelumnya, Hambali koresponden Media Kempalan biro Sumenep dikonfirmasi apakah merubah judul beritanya tersebut (saat itu di warung trotoar depan Perpusda) menjawab tidak pernah mengganti judul berita yang ditulisnya.
Melansir berita Kempalan edisi 31 Agustus 2021, media tersebut kembali menurunkan beritanya berjudul “PKB Bakal Somasi Netizen yang Menyeret FPKB soal Video Mesum Mirip Anggota DPRD Sumenep”. https://www.google.com/amp/s/kempalan.com/2021/08/31/pkb-bakal-somasi-netizen-yang-menyeret-fpkb-soal-video-mesum-mirip-anggota-dprd-sumenep/%3famp_markup=1
“Sejumlah netizen itu, mengirim berita kempalan soal video mesum mirip anggota DPRD Sumenep yang jadi perbincangan aktivis. Namun, diberi embel-embel mirip anggota FPKB DPRD Sumenep.
Dari pantauan kempalan, ada dua netizen yang memposting di akun beranda facebook-nya dengan pengantar mirip anggota FPKB DPRD Sumenep dalam video mesum itu.
Netizen itu bernama Salim Mubarak dan Ipungnga Marsuk.
Salim Mubarak menulis pengantar dalam postingan facebook dengan link berita kempalan dengan kata-kata: “Aihh…sapa rea kanak. Heboh, Video Mesum Mirip Anggota FPKB DPRD Sumenep Jadi Perbincangan Aktivis,”.
Sedang kan Ipungnga Marsuk memberi pengantar dalam postingan facebook-nya dengan kata-kata, “Baca berita video mesum mirip anggota dewan ada inisial “i” ngeri2 sedap yang jelas bukan inisial nama saya, dan buka inisial nama dari indro, krn indro itu pelawak bukan dewan,” tulis Ipung yang memiliki nama lengkap Syaiful Bahri ini,” demikian laporan media tersebut seperti dilansir Maduraexpose.com hari ini.
Sumber: Facebook, Kempalan
Editor: Ferry Arbania

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
