Mobil Cakades Karay Dicuri, Analis Hukum: Bisa Saja Trik Politik Calon Tertentu?

Terbit: 18 Juli 2021 | 17:31 WIB

Sumenep (MaduraExpose.con)–Hilangnya mobil milik Abdul Haris salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, Sumenep beberapa waktu lalu, karena otak dan pelaku hingga detik ini belum terungkap.

Kasus ini sudah didengar pihak Polres, meski tempat kejadian perkara (TKP) diwilayah hukum Polsek Ganding.

Ironisnya, meski sudah ada komitmen kuat dari pihak kepolisian untuk mengungkap dalang dibalik pencurian Mobil Cakades Karay ini, pihak korban sepertinya ogah melapor secara resmi kepihak kepolisian.

Ogahnya korban untuk melapor kasus pencurian mobil miliknya kepihak kepolisian menimbulkan spekulasi negatif dikalangan masyarakat.

Bahkan peroalan ini mendapat perhatian khusus dari salah satu praktisi hukum yang juga pengacara kondang Kurniadi,SH.

Dalam perspektif Kurniadi, kasus pencurian mobil Calon Kades bisa mengganggu stabilitas
politik ditingkat desa.

” Pelaku dan otak intelektualnya harus diringkus agar tidak mengganggu stabilitas politik Pilkades. Termasuk pencurian mobil milik Calon Kades Karay itu,” ungkap Kurniadi,SH kepada Redaksi Maduraexpose.com dilansir hari ini, Ahad 18 Juli 2021.

Disinggung seberapa perlu campur tangan pihak Polres Sumenep terkait kasus tersebut, pihaknya menganggap hal tak bisa dianggap remeh.

“Berdasarkan situasinya, Polres harus turun tangan,”imbuhnya.

Kurniadi,SH

Pria yang pernah menjadi Kuasa Hukum Madura United ini menilai, masalah keamanan di desa paling sensitif dan berpengaruh terhadap elektabilitas Calon Kades.

“Pencurian merupakan kasus kriminal, tetapi bisa saja merupakan trik politik calon tertentu untuk membuktikan bahwa calon yang kecurian tersebut lemah,” tandasnya. (tim/fer)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *