
Sumenep (Maduraexpose.com)–Pelaku pembunuhan terhadap bocah 4 tahun yang berinisial SNI asal Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep dikabarkan telah ditangkap polisi, hari ini Rabu 28 April 2021.
Informasi yang beredar dikalangan tetangga korban yang ramai dierbincangkan melalui media sosial facebook menyebutkan,pelaku pembunuhan tersebut diduga kuat pasangan suami istri yang konon masih memiliki hubungan kerabat yang sangat dekat.
Bahkan sebuah video berdurasi 22 detik diunggah ke laman facebook oleh seorang netizen. Dalam video itu tampak puluhan orang berkerumun dihalaman rumah seorang warga yang diduga milik pelaku.
Dalam kerumunan warga itu,di video yang beredar tersebut, tampak seorang pria berjaket mencoba menenangkan warga bahwa pelaku dan barang bukti sudah diamankan pihak Polres.
“Para ajunan sadejeh ka’dinto, kaemani,koasa epon, beden kauleh panyoon dhe’ ka para ajunan sadejeh. Ka’dinto ampon disampaikan sareng Bapak Kapolsek, bahwansanya pelaku ka’dinto, tidak ada didalam rumah ka’dinto, ampon bedeh e kapolres, sareng jughen bukti-bukti epon,” ujar pria yang mengenakan kopiah hitam sambil berbicara melalui megaphone untuk menenangkan warga yang berkerumun.
Sementara pihak Polres Sumenep melalui Kasubag Humas AKP Widiarti berjanji akan memberikan keterangan besok dalam konfrensi pers.
“KONFERENSI PERS KASUS PEMBUNUHAN ANAK UMUR 4 TAHUN KEC AMBUNTEN DILAKSANAKAN HARI KAMIS, 29 APRIL 2021 PUKUL 09.00 WIB DI POLRES SUMENEP*,”tulis AKP Widiarti di WA Grup Mitra Humas Polres seperti dilansir Maduraexpose.com, Rabu 28 April 2021. (Ferry Arbania)





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)