
SUMENEP — Di tengah hiruk-pikuk politik yang kerap diwarnai ketegangan, sebuah momen tak terduga dan penuh makna terjadi di Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumenep, Minggu (7/9/2025).
Suasana di Hotel Kaberaz mendadak hening, lalu berubah menjadi haru dan membakar semangat nasionalisme ketika tiga tokoh politik dari partai berbeda berdiri berdampingan dan melantunkan lagu kebangsaan “Tanah Airku” karya Ibu Soed.
Ketiganya adalah Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, yang juga menjabat Ketua DPC PDI-P Sumenep, bersama Ketua DPD PKS Sumenep Rimbun Hidayat dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKS, Harisandi Savari.
Harmoni suara mereka bukan sekadar alunan nada, melainkan sebuah pernyataan politik yang powerful. Momen ini menjadi potret langka dan indah dari keharmonisan lintas partai, seakan menegaskan bahwa di atas segala perbedaan ideologi dan pandangan, ada satu nilai universal yang mampu menyatukan: cinta tanah air.
Melampaui Sekadar Konsolidasi Partai
Momen menyentuh ini menegaskan bahwa Musda VI PKS Sumenep tidak hanya sekadar forum konsolidasi internal partai, melainkan sebuah wahana untuk memperkokoh nilai kebersamaan dan persatuan.
“Nyanyian ini bukan sekadar lantunan nada, melainkan pernyataan sikap bahwa PKS senantiasa hadir menjaga nilai nasionalisme dan berkomitmen membangun daerah untuk Indonesia yang lebih baik,” tegas Rimbun Hidayat. Pernyataan ini menjadi jawaban telak bagi mereka yang kerap meragukan nasionalisme PKS.
Sementara itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, sebagai representasi PDI-P, memberikan pesan yang sama kuatnya. “Kita boleh berbeda pandangan politik, tetapi rasa cinta tanah air adalah satu. Lagu ini mengingatkan kita semua untuk terus berkontribusi bagi Sumenep dan Indonesia.”
Narasi yang dibangun oleh kedua tokoh ini sangat agitatif, mengajak seluruh elemen politik untuk melampaui sekat-sekat kepartaian demi tujuan yang lebih besar.
Sebuah Pelajaran Penting untuk Demokrasi
Di saat politik sering kali terjebak dalam polarisasi, peristiwa di Sumenep ini adalah napas segar. Ini adalah pelajaran berharga bahwa persaingan politik tidak harus selalu berakhir dengan permusuhan. Sebaliknya, kompetisi harus menjadi ajang untuk saling menginspirasi dan berkolaborasi demi kemajuan bangsa.
Momen PKS dan PDI-P menyanyikan “Tanah Airku” bersama-sama adalah sebuah manifesto politik yang menohok: bahwa politik harus kembali ke khitahnya sebagai alat untuk berbakti kepada bangsa, bukan sebagai medan pertempuran tanpa henti.

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
