Korban Jiwa Nihil! Inilah Daftar 10 Pemilik Rumah Hancur Akibat Gempa M 6,5 di Sumenep

Terbit: 1 Oktober 2025 | 13:01 WIB

SUMENEP, Jawa Timur – Gempa bumi kuat bermagnitudo M yang mengguncang perairan Laut Bali pada Selasa malam, September , telah menyebabkan kerusakan signifikan di Kabupaten Sumenep.

 

Meskipun bangunan mengalami kerusakan parah hingga ringan, tim penanggulangan bencana melaporkan satu kabar baik: korban jiwa (meninggal dunia) dinyatakan nihil.

 

 

Fokus penanganan kini beralih pada pemulihan warga yang terluka dan korban material yang kehilangan tempat tinggalnya. Kecamatan Gayam dan Nonggunong menjadi dua wilayah terparah yang mencatat korban luka dan total rumah dalam kategori rusak berat.

Dua Warga Terluka Akibat Reruntuhan

 

 

Hingga laporan ini disusun, terdata dua warga di Kecamatan Gayam yang mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis segera, sementara korban luka di Kecamatan Nonggunong dilaporkan nihil.

 

 

Dua korban tersebut adalah:

  1. Ikbal ( tahun): Remaja ini menderita luka akibat tertimpa pecahan kaca yang berhamburan saat gempa melanda.
  2. Ibu Sahria ( tahun): Korban lansia ini mengalami luka serius di bagian tangan dan pipi kiri akibat tertimpa material reruntuhan rumahnya yang roboh.

 

 

Petugas di lapangan memastikan kedua korban telah mendapatkan pertolongan pertama. Pihak pemerintah daerah kini tengah fokus mendata kebutuhan mendesak bagi para korban luka dan keluarga yang terdampak langsung.

Korban Material: Daftar Pemilik Rumah Rusak Berat

 

 

Kerugian terbesar dalam peristiwa ini adalah kerusakan material yang memaksa puluhan keluarga mengungsi. Secara total, objek bangunan (rumah dan fasilitas umum) mengalami kerusakan, dengan rumah tercatat dalam kategori Rusak Berat (RB), yang berarti bangunan tersebut roboh atau tidak layak huni.

Kecamatan Gayam (8 Rumah Rusak Berat)

 

 

Kecamatan Gayam menyumbang mayoritas korban material kategori terparah. Desa Jambuir dan Desa Pancor menjadi lokasi yang paling banyak mencatat kerugian:

Nama PemilikLokasi DusunLokasi Desa
Bapak H. TaheDsn. GayamDesa Gayam
Mat HawanDsn. Jambuir TimurDesa Jambuir
MahyurDsn. Jambuir TimurDesa Jambuir
RestuDsn. Jambuir TimurDesa Jambuir
Ibu SuryanaDsn. Jambuir TimurDesa Jambuir
Ibu HosDsn. Jambuir TimurDesa Jambuir
HartonoDsn. CencelenDesa Pancor
Ibu SahriyehDsn. CencelenDesa Pancor

Kecamatan Nonggunong (2 Rumah Rusak Berat)

 

Di Kecamatan Nonggunong, meskipun total kerusakan rumah lebih sedikit, dua keluarga juga menjadi korban material akibat rumahnya mengalami kerusakan berat:

Nama PemilikLokasi DusunLokasi Desa
Bapak SahriDsn. Tanah MerahDesa Tanah Merah
Bapak SahnaDsn. BerbaruDesa Soktim

Fasilitas Umum Ikut Terdampak

 

Selain rumah warga, gempa juga merusak fasilitas publik yang penting bagi masyarakat:

  • Kecamatan Gayam: unit musala rusak.
  • Kecamatan Nonggunong: unit fasilitas ibadah (Masjid/Musala) dan unit Sekolah Dasar Negeri (SDN) rusak.

 

Pemerintah daerah dan relawan saat ini masih berada di lokasi untuk memastikan pendataan yang komprehensif serta menyalurkan bantuan logistik, terutama terpal dan kebutuhan pangan, bagi para korban material yang kehilangan tempat tinggal mereka.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *