Spirit Ali ‘Imran, Ayat Suci dan Shalawat Getarkan Konferda PDI Perjuangan Jatim

Terbit: 20 Desember 2025 | 20:20 WIB

SURABAYA, MaduraExpose.com – Pemandangan berbeda tersaji dalam pembukaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) Serentak PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Shangri-La, Sabtu (20/12/2025). Jauh dari kesan kaku, forum tertinggi partai di tingkat daerah ini justru dibalut dengan suasana religius yang kental melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an dan gema selawat.

Kehadiran unsur spiritual ini menjadi penanda bahwa politik modern di Jawa Timur tidak dapat dipisahkan dari akar tradisi Islam yang menjunjung tinggi akhlak dan kemanusiaan.

Surat Ali ‘Imran: Pesan Etika bagi Politisi

Qoriah Zahra Aulia Putri membuka acara dengan melantunkan Surat Ali ‘Imran ayat 133. Ayat ini dipilih bukan tanpa alasan. Di hadapan ribuan kader, makna ayat tersebut menjadi pengingat tentang esensi perjuangan yang sesungguhnya.

Zahra menjelaskan bahwa ayat tersebut mengandung perintah bagi umat Islam untuk bersegera menuju ampunan Allah dan surga-Nya melalui sifat-sifat mulia.

“Ayat ini adalah perintah untuk bertakwa dengan menunjukkan sifat mulia: berinfak di kala lapang maupun sempit, menahan amarah, dan memaafkan kesalahan orang lain. Allah sangat mencintai orang yang berbuat kebajikan,” tutur Zahra.

Dalam konteks politik, pesan ini menjadi sangat relevan. Para kader diingatkan bahwa kekuasaan hanyalah sarana untuk berbuat kebajikan (fastabiqul khairat), serta pentingnya menahan diri dari ambisi pribadi yang dapat merusak persatuan.

Selawat Banjari: Doa dan Penghormatan kepada Tamu

Melengkapi suasana khidmat, grup Banjari Assyamsiyah yang terdiri dari 10 siswa binaan Yekti Nurnaningrum melantunkan selawat sebagai pembuka rangkaian acara. Alunan rebana dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW tersebut membawa kesejukan di tengah hangatnya agenda konsolidasi partai.

Yekti menjelaskan bahwa selawat tersebut merupakan bentuk salam hormat sekaligus doa keberkahan bagi seluruh tamu undangan.

“Harapan kami melalui selawat ini adalah memberikan salam kepada baginda Nabi dan penghormatan kepada tamu. Kami berdoa agar acara berjalan lancar, para undangan diberikan kesehatan, rezeki, dan barokah,” ungkap Yekti.

Sinergi Agama dan Politik yang Beradab

Penyelenggaraan Konferda-Konfercab yang diawali dengan nuansa Islami ini menegaskan komitmen PDI Perjuangan Jawa Timur dalam mewujudkan politik yang berbudaya dan religius.

Nilai-nilai seperti kedermawanan (berinfak), pengendalian diri (menahan amarah), dan pemaaf yang terkandung dalam Surat Ali ‘Imran menjadi fondasi penting bagi kader dalam menjalankan fungsi pengabdian kepada masyarakat. Selawat dan Al-Qur’an bukan sekadar seremonial, melainkan kompas moral agar politik tetap menjadi jalan pengabdian yang suci demi kesejahteraan umat dan rakyat Indonesia. [Tim/Red]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *