Muswil PKB Jatim 2025: Menguji ‘Tangan Dingin’ Gus Halim di Balik Dominasi Kursi Parlemen

Terbit: 20 Desember 2025 | 04:23 WIB

SURABAYA, MaduraExpose.com – Dinamika politik Jawa Timur mencapai puncaknya hari ini. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Hotel J.W. Marriott, Surabaya.

Agenda utama Muswil ini tidak hanya sekadar memilih calon Ketua DPW periode mendatang, tetapi juga menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi kinerja luar biasa DPW PKB Jatim periode 2021-2026 di bawah komando Abdul Halim Iskandar.

Dari Juara Tanpa Mahkota Menjadi Penguasa Parlemen

Publik menyoroti keberhasilan monumental Gus Halim—sapaan akrab Abdul Halim Iskandar—dalam membawa PKB meraih kemenangan mutlak pada Pemilu Legislatif 2024. PKB sukses mengamankan 4.517.228 suara yang dikonversi menjadi 27 kursi di DPRD Jatim.

Pencapaian ini merupakan lompatan besar dibanding Pileg 2019. Saat itu, PKB meraih 4.198.551 suara (25 kursi) dan menjadi “Juara Tanpa Mahkota” karena meski suara terbanyak, namun bukan pemilik kursi terbanyak. Kini, pada 2024, PKB resmi menjadi juara dengan mahkota, sekaligus berhak atas kursi Ketua DPRD Jatim.

Rahasia Dapur: Kaderisasi Militan dan Napas Perjuangan

Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Baddrut Tamam, mengungkapkan bahwa kunci sukses partai bukan sekadar strategi sesaat, melainkan sistem kaderisasi yang mendarah daging.

“PKB memandang kaderisasi sebagai hal yang sangat strategis. Hampir setiap hari di PKB tidak ada kegiatan selain kaderisasi dan melayani rakyat,” ujar mantan Bupati Pamekasan tersebut.

PKB Jatim menerapkan tiga jenjang kaderisasi yang sangat terstruktur:

  1. Kader Penggerak: Wajib bagi seluruh anggota DPRD/DPR RI untuk terjun langsung ke masyarakat.

  2. Kader Perubahan: Disiapkan khusus menjawab tantangan sosial dan kebangsaan.

  3. Akpolbang (Akademi Politik Kebangsaan): Ruang pendidikan politik sistematis untuk memperkuat ideologi dan rasa cinta Indonesia.

Sinergi Kebijakan dan Khidmat untuk Pesantren

Di bawah kepemimpinan Gus Halim, konsolidasi dari tingkat DPW hingga Ranting dinilai sangat solid. Sekretaris DPW PKB Jatim, Anik Maslachah, menekankan bahwa kekuatan PKB terletak pada kualitas peran politiknya.

Sinergi antara DPW dan Fraksi PKB di DPRD Jatim memastikan kebijakan pemerintah berpihak pada sektor-sektor krusial. “Itu dilakukan untuk memastikan kebijakan yang diperjuangkan berpihak pada pendidikan, kesehatan, pesantren, UMKM, dan kesejahteraan sosial,” pungkas Anik.

Muswil hari ini diprediksi akan memperkuat fondasi ideologis partai demi keberlanjutan khidmat PKB bagi warga Nahdliyin dan masyarakat Jawa Timur secara luas. [Tim/Dsw/Red]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *