Target 1,5 Juta Kader, Said Abdullah Pimpin Transformasi Digital PDIP Jatim Menuju 2029

Terbit: 21 Desember 2025 | 02:42 WIB

MaduraExpose.comMH Said Abdullah resmi kembali menakhodai DPD PDI Perjuangan Jawa Timur periode 2025-2030. Dalam pidato politiknya usai dilantik dalam Konferensi Daerah (Konferda) di Surabaya, Sabtu (20/12/2025), Said menegaskan visi besar untuk merevolusi partai menjadi kekuatan politik modern yang berbasis pada data demografi dan teknologi.

Acara yang dihadiri langsung oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, ini menjadi momentum bagi Said untuk mengajak seluruh kader melakukan gotong royong massal guna menghadapi tantangan politik yang dinamis.

Mengejar Target 1,5 Juta Kader Ideologis

Said Abdullah menetapkan target ambisius dalam lima tahun ke depan. Ia mencanangkan penambahan anggota partai secara besar-besaran, dari 500 ribu menjadi 1 hingga 1,5 juta kader di seluruh Jawa Timur.

“Partai besar jika anggotanya berjumlah banyak, terdidik lebih ideologis, loyal, dan militan. Kita harus merekrut anggota secara besar-besaran agar mereka merasakan manfaat nyata kehadiran PDI Perjuangan,” tegas Said.

Strategi Menggaet Gen Z dan Alpha: Program Youth Venture Fund

Menyadari porsi pemilih Gen Z dan Alpha yang mencapai 11,7 juta orang atau 27,8% dari penduduk Jatim pada 2029, Said menginstruksikan kader untuk menguasai ekosistem digital. PDI Perjuangan Jatim akan meluncurkan inisiatif Youth Venture Fund (YVF).

Program ini dirancang sebagai modal abadi untuk membantu anak muda membangun usaha tanpa jaminan. Targetnya tidak main-main: mencetak 50.000 start-up baru di Jawa Timur hingga tahun 2030.

“Bidang komunikasi DPD dan DPC harus mampu menguasai ‘bahasa prokem’ Gen Z dan Alpha melalui media sosial. Kita harus membangun ekosistem digital native agar keanggotaan semakin luas,” imbuhnya.

Solusi Layoff untuk Milenial dan Iklim Investasi

Tak hanya menyasar pemilih pemula, Said juga menaruh perhatian serius pada 9,3 juta warga Generasi Milenial (Gen Y) yang terdampak kebijakan layoff atau PHK. Ia mendesak kepala daerah dari kader PDIP untuk melakukan reformasi struktural guna mempermudah investasi masuk ke Jawa Timur.

“Pertumbuhan industri manufaktur di wilayah tengah seperti Jombang, Nganjuk, hingga Ngawi menjadi kunci. Investasi harus dipermudah untuk menyerap angkatan kerja baru dan menyelamatkan mereka yang terkena PHK,” jelas Said yang juga menjabat sebagai Ketua Banggar DPR RI tersebut.

Mimpi yang Membumi

Menutup pidatonya, Said mengingatkan agar setiap program partai tidak hanya menjadi slogan di langit, tetapi menjadi kenyataan politik yang dirasakan di bumi. Dengan perpaduan antara jiwa gotong royong dan penguasaan teknologi, PDI Perjuangan Jawa Timur optimis menatap kemenangan di Pemilu 2029. [Tim/Red]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *