
[vc_row][vc_column][vc_column_text]
MaduraExpose.com– Beralasan banyak agenda kegiatan yang berbenturan dengan agenda kegiatan lainnya, program visit yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sejak 2018, dan sejatinya sudah digelar sejak awal tahun 2019, hingga bulan Maret 2019 belum bisa dilaksanakan.
Sebab Pemerintah Daerah kembali menyusun sejumlah even yang bakal diselenggarakan selama setahun suntuk.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, jika tertundanya even visit 2019, dikarenakan terdapat beberapa kegiatan yang berbenturan dengan kegiatan yang tidak diperbolehkan digelar. Sehingga jadwal kegiatan harus direvisi.
“Memang jadwal visit direvisi, disesuaikan dengan agenda yang diperbolehkan melakukan kegiatan,” kata Fauzi pada sejumlah media, Rabu (6/3/2019).
Saat ini kata dia, kalender Visit sudah selesai direvisi dan akan di launching pada 10 Maret mendatang.
“Kegiatan perdana akan dilaksanakan pada 10 Maret di Pantai Slopeng, kegiatannya Festival Pemuda Indonesia Berkreasi,” ungkapnya.
Sesuai hasil revisi terdapat 41 even yang bakal digelar di 2019 ini. Jumlah tersebut sama dengan jumlah even 2018, termasuk kegiatan yang bakal digelar tidak jauh berbeda dengan agenda tahun 2018.
Sebab menurut dia, semua kegiatan harus mengacu pasa RPJMD, karena tidak boleh bergeser, tetap Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati, yakni Bangun Desa, Nata Kota.
“Bedanya semua even tahun ini hampir 80 persen dibiayai melalui non APBD, dan jelas akan lebih meriah,” ungkapnya.

Dirinya mengaku jadwal even 2018 sedikit terlambat, oleh karenanya untuk jadwal even tahun 2020 mendatang akan dirampungkan pada Mei 2019. Sehingga awal tahun 2020 semua even bisa dipromosikan oleh agen trevel ke berbagai wisatawan.
“Jadi, kalau 2020 nanti kalender even bulan 5 (Mei) harus sudah selesai dan mulai dipromosikan ke agen trevel. Sehingga mulai awal tahun sudah siap semua,” tegasnya. (meo/din)[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)