Kasus Air Keras KontraS: Polri Kantongi Rekaman CCTV dan Periksa Dua Saksi Kunci!

Terbit: 14 Maret 2026 | 09:38 WIB

JAKARTA, MaduraExpose.com – Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) mengonfirmasi perkembangan signifikan dalam penyelidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus (AY). Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Jhonny Eddizon Isir, menyatakan bahwa penyidik telah resmi menerbitkan Laporan Polisi Model A nomor 222/III/2026 sebagai langkah proaktif institusi dalam merespons tindak kekerasan tersebut.

Baca Juga: Yusril ‘Turun Gunung’: Perburuan Aktor Intelektual Penyiram Air Keras Dimulai!

Dalam konferensi pers yang digelar di Mabes Polri, Jumat (13/3/2026), Irjen Pol. Jhonny mengungkapkan bahwa tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, dan Mabes Polri telah memeriksa dua orang saksi serta meminta Visum et Repertum awal terkait kondisi luka korban. Investigasi ini dipastikan menggunakan pendekatan Scientific Crime Investigation, termasuk analisis mendalam terhadap alat bukti digital berupa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian di kawasan Salemba.

“Kasus ini merupakan atensi langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kami berkomitmen menangani perkara ini secara prosedural dan profesional untuk mengungkap motif serta menangkap pelaku di balik aksi brutal ini,” tegas Irjen Pol. Jhonny.

di-Baca Juga: Hegemoni Migas: Saat Madura Terus “Mengemis” di Atas Drum Emas Hitam

Langkah Polri yang mengedepankan pembuktian ilmiah (CSI) ini dinilai sebagai upaya untuk memberikan kepastian hukum di tengah sorotan publik yang luas. Integrasi data digital dan keterangan saksi diharapkan mampu segera mengidentifikasi profil pelaku, guna menuntaskan kasus yang telah menjadi perhatian nasional ini secara transparan. (Red)

Catatan Redaksi: Langkah proaktif Polri melalui penerbitan LP Model A dan penggunaan metode Scientific Crime Investigation adalah standar tinggi yang memang seharusnya diterapkan dalam kasus-kasus yang mengancam keselamatan aktivis. MaduraExpose.com mengapresiasi atensi langsung Kapolri, namun tetap menekankan bahwa kecepatan dalam mengidentifikasi pelaku melalui bukti digital (CCTV) akan menjadi ujian nyata bagi efektivitas teknologi kepolisian di era digital ini. Transparansi adalah kunci agar ‘doa masyarakat’ yang diminta Polri terjawab dengan keadilan nyata.

Ferry Arbania Executive Editor, Madura Expose Global Media

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Jejak ‘OTK’ di Salemba Mulai Terkuak!

Terbit: 13 Maret 2026 | 22:25 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menyatakan telah memulai penyelidikan menyeluruh atas kasus penyiraman cairan berbahaya yang menimpa Wakil Koordinator…

Ketika Koper Putih Menjerat Mantan Kapolres: Babak Baru Kasus Narkoba AKBP Didik dan Misteri Aipda Dianita

Terbit: 15 Februari 2026 | 02:37 WIB MADURAEXPOSE.COM – JAKARTA. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar fakta mengejutkan di balik kasus narkoba yang menjerat mantan Kapolres Bima Kota…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *