Polisi “Gagalkan” Pengiriman BBM Via TUKS Gresik Putih

Terbit: 14 Juni 2018 | 02:58 WIB

MADURA EXPOSE–Warga Kalianget dihebohkan dengan adanya dugaan penangkapan bbm jenis solar bersubsidi oleh pihak aparat kepolisian saat hendak beroperasi di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) Gresik Putih, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur
sekitar pukul 16.40 WIB, Rabu 13 Juni 2018.

“Informasi yang dihimpun dari warga tadi, mereka yang diduga pelaku, katanya mau dibawa ke Mapolres Sumenep,”terang Sarkawi, Ketua
Forum Pokmaswas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, kepada Madura Expose, Kamis 14 Juni 2018.

Atas persitiwa tersebut, Sarkawi meminta aparat penegak hukum menindak tegas,termasuk pengelola TUKS yang beralih fungsi menjadi pelabuhan itu supaya ditindak tegas.

“Pelabuhan tikus itu diduga kuat tidak berijin,tapi telah kerap digunakan bongkar muat BBM layaknya pelabuhan resmi sejak 2005. Mirisnya lagi, pelabuhan yang diduga tidak mengantongi ijin itu malah diresmikan oleh Bupati Busro Karim pada tahun 2015,” tandasnya.

Pihaknya mendesak Kapolres agar mengusut tuntas persoalan tersebut.

Terkait adanya penangkapan BBM jenis solar tersebut, tidak ditampik oleh pihak Kapolres Sumenep. Pihaknya merespon cepat konfirmasi yang disampaikan Madura Expose.

“Sedang d lakukan pendalaman olh satreskrim silahkan nanti konfirmasi k kasat reskrim mas,” demikian Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen saat Dikonfirmasi Madura Expose melalui pesan WathApp nya, sekitar pukul 23.29 WIB.

Sementara Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Tego Supriyanto Marwoto hingga berita ini diunggah, belum bisa dimintai keterangan.

(tim/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *