Battituud dan Ka. UPT Pertanian Saronggi Tanam Padi

Terbit: 16 Januari 2018 | 16:53 WIB

MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP- Produksi padi dunia menempati urutan ketiga dari semua serealia, setelah jagung dan gandum. Namun, padi merupakan sumber karbohidrat utama bagi mayoritas penduduk dunia.

Batituud Ramil 0827/06 Saronggi Pelda Chamim mengatakan mengatakan bahwa tanaman padi adalah sejenis tumbuhan yang sangat mudah ditemukan apalagi kita yang tinggal di daerah pedesaan, hampir seluruh hamparan persawahan di Indonesia dipenuhi dengan tanaman padi.

Kita sebagai warga negara Indonesia tanaman padi tetap kita galakkan, seperti yang saat ini kita kerjakan yang mana membantu menanam padi bersama warga binaan di Desa Juluk Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Selasa, (16/1/2018).

Kegiatan ini dilakukan bersama – sama Batituud serta anggota Koramil 0827/06 Saronggi salah satunya sebagai bentuk dukungan TNI terhadap percepatan tanam sebagai mana yang sudah diinstruksikan oleh Pemerintah.

Sebagian besar diberbagai belahan dunia padi merupakan sumber bahan makanan pokok terutama Negara Indonesia, padi merupakan salah satu tanaman budidaya terpenting dalam peradaban dan padi diduga berasal dari India atau Indocina dan masuk ke Indonesia dibawa oleh nenek moyang yang migrasi dari daratan Asia sekitar 1500 SM silam.

Kepala UPT. Pertanian Bapak Bambang Irianto SP., yang hadir juga pada tanam padi dengan anggota Koramil Saronggi juga sedikit menjelaskan bahwasanya padi ialah tanaman nan dapat membuahi dirinya sendiri, pembuahan tersebut terjadi ketika serbuk sari membuahi sel telur, setelah dibuahi hasil nan diperoleh ialah zigot. Zigot dan inti polar kemudian membelah diri.

“Zigot dan intipolar nan sudah membelah diri itulah kemudian membentuk embrio dan endospermia sehingga Endospermia inilah nan membentuk kandungan pati dalam bulir-bulir padi” jelas Bambang Irianto.

(sur/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *