BNP2TKI Berharap Menjadi TKI Menjadi Pilihan Kedua

Terbit: 21 November 2017 | 14:31 WIB

JAKARTA (maduraexpose.com)– Kepala Biro Humas Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Dr. Servulus Bobo Riti berharap, jamaah majlis bisa membantu menjadi agen informasi kepada masyarakat terkait dengan TKI seperti tentang memahami prosedur dan mekanisme menjadi TKI. Hal itu disampaikan di depan jamaah majlis Ashabul Kahfi dalam kegiatan rutin bulanan kajian kitab kuning dan dzikir tarekat Syadziliah di masjid An-Nahdhah, di kantor pusat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), di Jalan Kramat Raya No. 164.

“TKI non prosedural sering menjadi masalah. Ini perlu diselesaikan masalah secara bersama-sama, katanya, Sabtu malam (19/11/2017).

Pada kesempatan tersebut, mantan ketua KNPI ini juga menyatakan, agar bekerja menjadi TKI di Luar Negeri harus menjadi pilihan ke dua. Pilihan pertamanya adalah bekerja di dalam Negeri. Menurutnya, lebih baik bekerja di dalam Negeri, bisa membangun negeri sendiri.

“Bagi yang masih menganggur silahkan bekerja di Luar Negeri tapi itu hanya pilihan ke dua, pilihan pertama tetap bekerja di dalam Negeri. Saya lebih senang agar bisa bekerja di dalam Negeri menjadi pilihan pertama,” papar Servulus.

Dalam kesempatan yang sama, sebelumnya, dewan guru majlis Ashabul Kahfi yang juga ketua umum Kiai Muda Indonesia Gus Wahyu NH Aly mengatakan, agar para santri memiliki tekad yang teguh dalam meraih pendidikan formal. Dikatakan, tidak ada orang mati kelaparan karena kerja untuk menimba ilmu, untuk sekolah setinggi-tingginya. Ditegaskan, pendidikan formal membantu membentuk karakter santri lebih tangguh dalam membimbing masyarakat.

“Pesan saya tidak banyak, pendidikan, pendidikan, pendidikan,” tegasnya.

Dalam acara tersebut diisi lantunan sholawat yang diiringi hadrah, ceramah umum, kajian kitab Minahus Saniah, dan dzikir bersama tarekat Syadziliah. Hadir di dalamnya juga diantaranya Kiai Rahmat dari Bekasi, pengasuh pesantren Bintang Mazaya Kiai Lukman Nursalim dan jamaah majlis Ashabul Kahfi yang berada di Jakarta.

[luk/fer]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *