Anak Sakit Tak Diurus, Pasien Puskesmas Batang-Batang Mengamuk

Terbit: 22 Oktober 2014 | 20:13 WIB

MaduraExpose.com- Asmawi (38) benar-benar dibuat jengkel oleh pelayanan Puskesmas Batang-Batang, Sumenep, Madura.

Pasalnya, pada Senin (20/10) malam, anaknya bernama Lismawati (17) yang saat ini berstatus siswa kelas I SMA mengalami pingsan dan langsung dibawa ke puskesmas setempat.

Namun sesampai disana, anak perempuannya tidak di layani dengan baik oleh petugas.

“Masa anak saya tidak diperiksa langsung di suntik dengan jarum infus. Saya sudah minta baik-baik tapi malah dilecehkan dan tidak digubris”, tuturnya kepada MaduraExpose.com pada Rabu (22/20/2014) malam.

Melihat kondisinya anaknya belum siuman dari pingsannya, Asmawai meminta perawat Puskesmas Batang-Batang untuk segera memeriksa putrinya untuk diberikan pertolongan atau pengobatan medis. Anehnya, lanjut dia, permintaannya tidak digubris.

“Terpaksa saya marah-marahi semua petugasnya disana. Dan langsung saya mencopot selang infus dan membawa anak saya ke Puskesmas Gapura, karena khawatir konidisi anak saya”, lanjutnya.

Sementara dr Sulaiha, Kepala UPT Puskesmas Batang-Batang saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya mengaku sedang ada pelatihan PPGDON di Surabaya.

“Ayah (pasien) sudah bisa paham setelah saya beri penjelasan”, dalihnya.

  • Avatar

    administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *