Direktur BPRS Tanggapi Pernyataan Ketua Fraksi Gerindra Sumenep

Terbit: 13 September 2017 | 00:52 WIB

MADURAEXPOSE. COM–Direktur BPRS bhakti Sumekar Sumenep,Novi Sujatmiko menanggapi enteng terkait pernyataan ketua Fraksi Gerindra Sejahtera DPRD sumenep Nurus Salam atau biasa disapa Oyok terkait rencana pengelolaan Pasar Anom Baru Sumenep terutama dikawasan Blok A hingga mencapai 90 %.

“Kita awalnya tdk ada keinginan mengelola namun krn hampir 90% jumlah toko stan dan kios”, ungkap Novi Sujatmiko,Direktur BPRS bhakti Sumekar kepada MaduraExpose.com melalui WhatsApp pribadinya, Rabu 13 September 2017.

Pihaknya menambahkan, pemilik toko dan kios di Blok A dan sebagian besar pedagang ,diakuinya merasa keberatan untuk mengangsur selama pengelolaan masih sepeti yang berjalan saat ini.

“Banyak pedagang keberatan dan kami merasa selaku pemilik agar aset yang ada tersebut produktif. Maka perlu dilakukan langkah strategis agar kedepannya tdk menjadi permasalahan, timpalnya menambahkan.

Untuk itu, lanjut Novi, pihaknya mengusulkan pengelolaan sekaligus seluruh aset pasar di blok A tersebut, termasuk fasilitas umumnya.

“Tujuannya agar pedagang secara keseluruhan merasa aman dan nyaman sehingga pada akhirnya kewajiban pedagang kepada bprs bisa lancar pula sampai lunas,”pungkasnya kepada MaduraExpose.com.

Sebelumnya, Nurus Salam, Ketua Komisi II DPRD Sumenep kepada awak media membeberkan kepastian pengelolaan pasar anom baru tersebut setelah Komisi yang membidangi bagian ekonomi itu menggelar rapat dengan pihak BPRD Bhakti Sumekar serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pada Senin (11/9) lalu.

“Penataannya segera dilakukan dalam minggu ini, dimungkinkan 20 September serah terima pengelolaan dari Disperindag ke BPRS akan dilakukan,” kata Nurus Salam.

(Ferry Arbania)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *