Seorang Istri di Gapura Sumenep Menghilang, Ternyata…

Terbit: 4 Agustus 2017 | 16:15 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Warga Dusun Deje Lorong, Desa Batu Dinding, Kecamatan Gapura Sumenep, digegerkan dengan meninggalnya Sumiati (30) , warga desa setempat, Kamis (3/8/2017) pukul 22.30 Wib.

Saat ditemukan, korban meninggal dalam posisi telungkup di sebelah barat dapur rumahnya, serta pada lehernya terlihat ada lilitan gendongan bayi.

“Korban ditemukan pertama kali oleh Teguh, yang tak lain suaminya sendiri. Dan saat ditemukan ada gendongan bayi yang melilit di lehernya,” kata AKP Suwardi, Kasubag Humas Polres Sumenep, Jum’at (4/8/ 2017).

Diceritakan, berdasarkan hasil keterangan saksi sebelum peristiwa itu terjadi suami korban berpamitan kepada isterinya untuk menyetorkan hasil penjualan bensin kepada juragannya, karena seharian dia bekerja di Pom Mini.

Teguh baru sampai di rumahnya sekitar pukul 21.45 Wib. Saat itu teguh sudah tidak lagi melihat isterinya. Saat itu Teguh panik dan mencari isterinya sambil menghubungi famili yang lain, tujuannya untuk membantu mencari isterinya yang hilang.

Alangkah terkejutnya, saat Tegus pergi ke sebelah barat dapurnya melihat sang isteri dalam posisi telungkup, setelah disamperi sudah tidak bernyawa. Mengetahui hal itu suami dan pihak keluarga lainnya menggendong korban dan memeriksa tubuh korban, dan tidak diketemukan bekas luka lainnya. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka.

“Berdasarkan keterangan suami korban, Sumiati sudah lama mengidap penyakit depresi. Sering teriak tengah malam, dan sering mengamuk kepada warga sekitar,” ungkapnya.

Atas peristiwa itu, lanjut Suwardi petugas kopolisian Polsek Gapura bersama Kanit Pidum, Piket Fungsi, KSPKT, tim Indentifikasi Polres Sumenep, memdatangi TKP untuk melakukan olah TKP.

“Namun, keluarga korban menolak untuk dilakukan visum,” pungkasnya.

(DIN/FER/MEX)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *