KNAP Pergoki Penginjil International Di SMANSA Sumenep

Terbit: 20 Mei 2017 | 07:40 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Kamis jam 23.00 saya selaku Kordinator Komisi Nasional Anti Pemurtadan (KNAP) wilayah Madura memergoki dua orang pria yang hendak menemui Kepala Sekolah SMA Negeri Sumenep guna membagi -bagikan Alkitab.

“Saya menerima informasi bahwa siang tadi (kemarin, Red) telah ada pembagian Injil ke beberapa hotel di Sumenep. Bahkan ada salah satu pengelola hotel yg meminta pendapat kami apakah Injil tersebut akan diterima atau tidak”, ujar Ustadz dokter Luthfi kepada MaduraExpose.com, Sabtu, 20 Mei 2017.

Alumni gerakan 212 ini mengaku terkejut, Karena ternyata pembagian Injil itu juga akan dilanjutkan ke Sekolah sekolah di Sumenep.

“Ba’da shalat shubuh saya chek keberadaan penginjil tersebut di salah satu hotel di Sumenep dan ternyata benar adanya,” imbuhnya.

Dokter Luthfi berkisah, saat itu pihaknya memutuskan untuk melakukan penelusuran lebih lanjut gerakan para penginjil itu dengan cara mengikuti mereka.

“Ternyata tujuan pertama mereka pagi itu sekira jam 08.30 adalah Yayasan Katholik Sang Timur. Saya pantau terus karena kalau tujuan mereka hanya ke Sang Timur maka itu lumrah”, timpalnya melanjutkan.

“Selang 45 menit, ternyata rombongan yang kemudian saya ketahui berasal dari Gideon internasional tesebut menuju ke SMAN 1 Sumenep. Mereka minta izin bertemu kepsek untuk membagikan secara gratis alkitab”,tutur Ustadz dokter Luthfi.

Beruntung saat itu ,lanjut Lutjfi, para penginjil
tidak sampai berkesempatan Alhamdulillah, kepsek masih menerima tamu dinas sehingga belum bisa ditemui.

“maka terjadilah diskusi singkat saya dg mereka antara lain bapak Yohanes dan bapak Andreas.

Waspadalah
SUMENEP ADALAH INCARAN EMPUK PARA MISSIONARIS KRISTEN

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *