Bensin Sulit, Dewan Minta Polisi Awasi SPBU

Terbit: 18 Mei 2017 | 03:48 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Mendekati bulan suci Ramadhan tahun ini yang sudah tinggal menghitung hari, kelangkaan BBM jenis premium mulai dikeluhkan oleh warga Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Hal itu mendapat perhatian serius dari kalangan legislative yang meminta pihak kepolisian agar melakukan pengawasan ketat di sejumlah SPBU maupun dispenser agar tidak terjadi penimbunan.

“Masyarakat banyak yang menegeluh, katanya bensin tidak ada di SPBU. Kami minta pihak terkait melakukan pengawasan ketat,” ujar Ramsi, salah satu anggota DPRD Sumenep kepada awak media.

Pihaknya juga menghkhawatirkan terjadinya kelangkaan diwilayah kepulauan, karena secara geografis memerlukan pengiriman khusus dengan pertimbangan sarana transportasi dan hal-hal lain yang diperlukan.

“Pengawasan di kepulauan harus dioptimalkan lagi. Penimbunan BBM harus dihindari karena pelakunya bisa dipidana,” imbuhnya.

Kelangkaan BBM diharapkan bisa diatasi semaksimal mungkin. Apalagi kalau kelangkaan itu sampai terjadi didaerah kepulauan, lanjutnya, buntutnya berimbas pada kenaikan harga yang sangat signifikan. [J88/F26]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *