Polres Sumenep Kerahkan Satlantas ke Black Spot: Misi Penyelamatan Nyawa di Jalur Rawan!

Terbit: 13 Oktober 2025 | 01:00 WIB

SUMENEP – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), kembali memperkuat commitment dalam rangka menjaga Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).

 

Sabtu (11/10/2025), jajaran kepolisian menggelar patroli intensif terpadu yang difokuskan pada sejumlah titik hitam (black spot) di Kecamatan Rubaru dan wilayah perbatasan Sumenep–Pamekasan.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif dan edukatif Polres Sumenep dalam upaya menekan indikator fatalitas (angka kecelakaan) dan meningkatkan disiplin on the road di seluruh Wilayah Hukum Sumenep.

 

Patroli Berbasis Analisis Data di Zona Risiko Tinggi

 

Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dwiyani, S.H., mewakili Kapolres AKBP Rivanda, S.I.K., menegaskan bahwa assessment di lapangan menjadi basis utama operasi ini. Penempatan personel difokuskan pada wilayah yang secara statistik memiliki tingkat risiko tinggi.

 

“Ini bukan patroli biasa. Kami hadir dengan misi menyelamatkan nyawa. Rubaru dan perbatasan Sumenep–Pamekasan merupakan dua wilayah dengan tingkat risiko tinggi, sehingga pengawasan dan edukasi keselamatan harus diperkuat,” ujar AKP Ninit tegas.

 

Ia menjelaskan, kawasan Rubaru dikenal dengan medan jalan yang menantang—tikungan tajam, tanjakan ekstrem, dan minimnya penerangan—yang berpotensi menjadi trigger kecelakaan. Sementara itu, jalur perbatasan sering dilintasi kendaraan berat dan angkutan barang, yang memerlukan disiplin tinggi dari pengemudi untuk menghindari incident fatal.

 

“Kami sudah memetakan seluruh titik black spot dan melakukan pembaruan data lapangan secara berkala. Setiap langkah kami berbasis analisis agar penanganannya tepat sasaran,” jelasnya, menyoroti pendekatan ilmu kepolisian (scientific policing) dalam penanganan lalu lintas.

 

Pendekatan Humanis: Hukum Lalu Lintas Adalah Pagar Keselamatan

 

Selain langkah repressive melalui penindakan, Satlantas Polres Sumenep mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif. Petugas memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan, menekankan pentingnya penggunaan helm SNI, mematuhi batas kecepatan, serta menghindari berkendara dalam kondisi under influence (pengaruh alkohol) atau kelelahan.

 

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa aturan lalu lintas bukan untuk mengekang, tetapi untuk melindungi. Hukum lalu lintas adalah pagar keselamatan,” tegas AKP Ninit.

 

Instruksi langsung dari Kapolres AKBP Rivanda, S.I.K., menjadikan keselamatan masyarakat sebagai Prioritas Utama Kepolisian. Patroli terpadu ini akan dievaluasi setiap pekan untuk melihat efektivitas operasional di lapangan. Polres Sumenep berkomitmen menciptakan perubahan signifikan dalam kesadaran berlalu lintas menjelang akhir tahun.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *