
MADURAEXPOSE.COM–keberadaan Taman Arek lancor, terkesan dibiarkan usai Motasi pejabat beberapa bulan lalu, hal tersebut membuat pengunjung arek lancor resah dan merasa takut saat mengunjungi taman,dikerenakan banyaknya ranting-ranting dan batang pepohonan kering dan berpotensi jatuh.
Bukan hanya hal tersebut yang menjadi keluhan pengunjung, yakni juga terkait minimnya tempat sampah dan kamar mandi. Yang hanya menjadi hiasan dan tidak di fungsikan, sehingga pengunjung lebih memilih buang air kecil di area taman dan membuat pengunjung lainnya merasa risih dengan bau tak sedap.
Sementara Ach. Fauzy selaku ketua SPMP (Suara Pemuda Dan Masyarakat Pamekasan), Mengatakan pihaknya pernah mengirim surat ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menyampaikan aspirasi Rakyat, yakni terkait tata kelola kota yang mulai di abaikan dan tidak dihiraukan, tapi Audiensi tersebut ditunda bulan Juli yakni 4 bulan dari pengiriman surat audiensi dengan alasan kepala dinasnya lagi pendidikan, sehingga terkesan Kepala dinas di anggap gagal dalam mendidik bawahannya.
” Saya sangat kecewa dengan Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dengan tindakan yang mereka lakukan, yang se akan-akan tutup mata terhadap tugas dan fungsinya, sehingga hal tersebut membuat masyarakat mengeluh dengan kondisi kota yang semraut, dan pamekasan juga akan gagal meraih adipura jika hal sekecil ini saja dibiarkan”. Tegasnya
“Apa sih fungsi PLH DLH ? Apa sih Fungsi bawahannya ? Sehingga tidak mau tau dan mendengar keluhan masyarakat, Apakah harus menunggu Empat bulan untuk membenahi hal tersebut? Apakah harus menunggu korban ? “. Lanjutnya
Hafi salah satu saksi dan Pengunjung yang kebetulan lagi mengunjungi arek lancor sebagai saksi mata saat batang dan ranting pohon palem yang kering, jatuh saat angin kencang menimpa beberapa pengunjung yang kebetulan duduk dibawah pohon palem demi menghindari panas matahari,mengatakan pihaknya sangat prihatin dan menghimbau kepada pemerintah untuk segera menindak lanjuti hal tersebut.
” Keberadaan taman kota yang tak terurus seperti ini akan menjadi dampak negatif bagi pengunjung arek lancor, karna selain ranting pohon yang kering dan hampir jatuh, juga minimnya fasilitas seperti kamar mandi dan tempat sampah, sehingga kalau musim hujan terdengar bau tidak sedap”. Lugasnya
Sementara Dinas terkait saat dikonfirmasi terkait penundaan surat audiensi dan keberadaan taman arek lancor yang berpotensi meresahkan masyarakat saling lempar tangan, dan dan disuruh menemui pihak sekeretaris, dan setelah sekeretaris di hampiri keruangannya tidak ada dengan alasan ada rapat di pendopo.
Reporter : Luthfiadi

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)