Ketua DPRD Sumenep Cs. Dipaksa Jalan Kaki Sepanjang 1,5 KM

Terbit: 10 Maret 2017 | 17:09 WIB

MADURAEXPOSE.COM— Kedatangan sejumlah anggota dewan yang dipimpin Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma mendapat penolakan dari warga, bahkan sempat tersiar kabar adanya pengusiran terhadap sejumlah wakil rakyat tersebut, karena kedatangan mereka dinilai sangat mencurigakan.

“Aneh, kenapa baru kali ini mereka sok peduli pada kami. Padahal selama ini aspirasi kami tidak pernah digubri. Ini patut dipertanyakan. Makanya kami sambut mereka dengan aksi unjuk rasa,” ujar Syahrul, Warga Desa Giligenting, saat dikonfirmasi awak media, Jum’
at 10 Maret 2017.

Selailn melakukan penolakan terhadap anggota DPRD Sumenep di Giliraja, Kecamatan Giligenting tersebut, massa juga membawa poster yang berisi yel-yel sindirian pedas terhadap para wakil rakyat.

“Kami lakukan demo ini untuk menulak kedatangan wakil rakyat di Gili Raja,” ujar Sahrul kepada awak media.

Selailn melakukan aksi, sejumlah warga juga memaksa Ketua DPRD dan rombongan agar jalan kaki sepanjang 1,5 Km dengan maksud, agar mereka bisa melihat dengan mata kepala sendiri, bahwa kondisi infrstruktur di pulau tersebut sudah sangat memperihatinkan.

Sebelumnya, beredar kabar dikalangan wartawan dan warga, bahwa kedatangan Ketua DPRD dan Komisi I ke Gililabak, untuk menindak lanjuti hasil pertemuan antara DPRD dengan pihak perusahaan migas.

Sementara itu, Darul Hasyim Fath saat hendak dikonfirmasi mengaku masih ada rapat. Namun demikian, dirinya membatah adanya pengusiran terhadap anggota dewan yang berkunjung ke Pulau Gilraja, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Madura, Jawa Timur. [J88/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *