
MADURAEXPOSE.COM– Terpidana kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Kabupaten Kerinci tahun 2008, Said Abdulah, menyerahkan diri dan dieksekusi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sungai Penuh.
Said Abdulah datang ke Rutan Sungai Penuh tadi malam. Dia menyerahkan diri setelah putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) keluar. “Dia sudah ditahan tadi malam,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Agus Widodo, Jum’at.
Sebelumnya, hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi memvonis Said Abdullah dengan hukuman tiga tahun penjara, dan denda Rp 50 juta. Ada lima mantan anggota DPRD Kerinci periode 2004 – 2009 yang terlibat kasus ini.
Hakim Ketua Pengadilan Tipikor Jambi, Supraja, menyatakan kelima orang itu terbukti melakukan korupsi dana bansos Kerinci 2008. Perbuatan mereka merugikan negara hingga Rp 2,5 miliar.
Vonis tersebut lebih ringan dibanding tuntutan jaksa, tujuh tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Lima terdakwa itu adalah Ade Utama, Irmanto, Mursimin, Novantri dan Said Abdullah.
Kasus itu mulai terbongkar, menyusul laporan korupsi anggaran Pemkab Kerinci 2008, di masa Bupati Kerinci Fauzi Si’in. Setelah diselidiki, terungkap korupsi itu terkait dengan dana bansos Kerinci sebesar Rp 2,5 miliar.
Dana bansos diberikan pada anggota dewan pada tahap pertama sekitar Rp 650 juta dan tahap kedua Rp 600 juta. Dana tersebut digunakan untuk tambahan penghasilan 27 anggota dewan.
Sisanya, sekitar Rp 950 juta, dibagikan kembali kepada 27 orang dewan. Masing-masing menerima Rp 34 juta.
(infojambi.com)



![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
