Kisruh Buku Salib, Zamrud Khan: Kepala Disdik Sumenep Wajib Dicopot!!!

Terbit: 22 Februari 2017 | 18:47 WIB

MADURAEXPOSE.COM— Ketua Komisi Perlindungan Hukum dan Pembelaan Hak-hak Rakyat Sumenep-Madura (KONTRA’SM) Zamrud Khan mendesak Bupati Sumenep segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep dari jabatannya karena dianggap telah melukai perasaan umat Islam dengan adanya sosialiasi buku yang didalamnya terdapat buku bible.

“Bupati wajib mencopot Kepala Disdik Sumenep, apalagi surat edarannya ditanda tangani kepala dinas terkait,” ujar Zamrud Khan singkat kepada Maduraexpose.com, Rabu 22 Februari 2017.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Gerakan Umat Islam Sumenep (Guis) K. A Sofyan Habsyi berjanji akan melaporkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Madura, Jawa Timur, ke Mapolres Sumenep. Sebab, dengan memberikan izin kegiatan ”Sosialisasi Wawasan Kebangsaan” dengan pemberian berisi atribut kristen, dinilai mendukung kristenisasi di Sumenep.

A Sofyan Habsyi mengatakan, pemberian izin yang ditanda tangani Kepala Dinas Pendidikan yang telah bekerja sama dengan Yayasan Sejahtera Bangsa Mulia (YSBM) terbukti telah mendukung penyebaran Agama Kristen di Sumenep.

”Kami tidak akan tinggal diam terhadap peristiwa ini karena telah mencoba mengkafirkan siswa itu. Semestinya, Kadisdik harus mengecek dulu biar tahu apa bentuk dan isi bingkisan itu, bukan langsung pakek rekomendasi begitu” ungkapnya. Rabu (22/2/2017).

Menurutnya, Kadisdik harus mempertanggung jawabkan dan akan akan membawa keranah hukum. Sebab, tindakan tersebut sangat parah dan meresahkan kepada masyarakat. Jadi, bagi yang terlibat didalamnya akan akan kami serah ke pihak berwajib” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, A. Shadik mengaku tidak tahu menahu tentang bingkisan yang berisi simbol Kristen yang telah diberikan kepada siswa oleh YSBM.

“Saya itu tidak tahu tentang isi bingkisan itu, cuma karena ada pihak Yayasan yang mau kerja sama dengan kami, maka kami terima saja” ujarnya. [J88/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *