
MADURAEXPOSE.COM— Masuknya sejumlah atribut umat kristiani yang “disusupkan” melalui bingkisan tertutup yang diterima murid sekolah dasar di Kabupaten Sumenep menuai kecaman dari banyak pihak. Salah satunya dari Ketua Komisi Perlindungan Hukum dan Pembelaan Hak-hak Rakyat Sumenep-Madura (KONTRA’SM) Zamrud Khan.
Menurutnya, alasan tidak tahu atau tidak mengetahui dari semua pihak yang terlibat dalam pendisrtibusian salib itu dinilainya tidak sesederhana apa yang mereka ucapkan.
“Untuk itu kami minta pihak kepolisian berperan aktif. Terhadap kepala Disdik Sumenep bisa saja dianggap lalai, sehingga sebaiknya dicopot dari jabatannya. Atau bisa saja, apabila terbukti ada unsur kesengajaan membiarkan adanya penyebaran ajaran tersebut, maka dapat dikenakan pasal 55 atau 56 KHUP”, ujar Zamrud Khan, Direktur KONTRA”SM kepada Maduraexpose.com, Rabu Malam 22 Februari 2017.
Kasus kejadian itu bisa dijerat dengan pasal 311 atau pasal 156 a KUHP dan UU No 11 Tahun 2008 pasal 28 ayat 2, setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertetntu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan. hal ini dapat dipidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.
“Akan tetapi kepada semua pihak yang terlibat harus dimintai keterangan agar kasus ini menjadi terang benderang. Dan masalah ini tidak ada hubungannya dengan Pilkada DKI”, tandasnya.
Lebih rinci adik kandung pengacara kondang Azam Khan (Indonesia Lawyer Club) ini mendaskan, agar pihak Polres Sumenep segera mengsut apa motif dibalik “penyelundupan” atribut salib yang meresahkan warga Sumenep tersebut.
“Menurut cermatan saya, ini terkandung motif dibalik ini dan siapa penyandang dananya itu harus digali lebih mendalam lagi. Polisi harus pro aktif dan melindungi masyarakat Sumenep menjadi kondusif, asas equality before of the law harus diterapkan,” tandasnya.
Pihaknya juga mendesak Bupati Sumenep, A.Busyro Karim segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep dari jabatannya karena dianggap telah melukai perasaan umat Islam dengan adanya sosialiasi buku yang didalamnya terdapat buku bible.
Sementara itu AKP Moh. Nur Amin Kasatreskrim Polres Sumenep dihubungi melalui telpon genggamnya, meminta media ini untuk meminta keterangan melalui Kasubah Humas Polres. Namun demikian, pihaknya mengaku, belum mencium adanya indikasi yang mengarah adanya penyandang dana dibalik beredarnya atribut salib tersebut.
“Kita sudah memeriksa beberapa pihak terkait termasuk pihak DHC 45 Sumenep. Mereka mengaku tidak tahu menahu kalau isi dalam bingkisan tersebut berisi atribut salib,” ujarnya.
Selain memeriksa pihak DHC 45, pihaknya juga berencana akan memeriksa semua pihak yang diduga terlibat di Dinas Pendidikan Sumenep, [Fer/Tim]

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)


![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)