
MADURAEXPOSE.COM–Sekjen Front Penyelamat Raskin (FPR) Imam Arifin mengapresiasi laporan Ketua LSM Lidik Hukum & HAM, A. Effendy yang telah mati-matian membela kepentingan rakyat miskin, terutama dalam mengawal distribusi beras miskin (raskin) yang bertahun-tahun digulirkan pemerintah pusat, namun pada praktiknya kerap ditemukan banyaknya indikasi penyelewengan hingga tingkat desa.
“Saya pribadi salud dengan perjuangan saudara Effendy yang selama ini getol membela hak rakyat miskin. Harusnya pihak Kejaksaan Negeri Sumenep berterimakasih kepada aktivis yang dengan suka rela membantu yudikatif dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi. Terakhir kami baca di media, pihak Kejari belum memberikan klarifikasi yang disampaikan pelapor secara tertulis,” terang Imam Arifin, Sekjen Front Penyelamat Raskin kepada Maduraexpose.com, Minggu (8/1/2017).
Imam menambahkan, menjadi aktivis yang profesional di Sumenep bukanlah hal yang mudah. Untuk itu pihaknya berharap, agar apara penegak hukum lebih kooperatif dalam menjalin kemitraan dengan kalangan penggiat anti korupsi.
“Era keterbukaan informasi saat ini bukan hanya jargon yang digulirkan dari istana maupun senayan. Tapi ini sudah menjadi ruang publik hingga daerah agar sama-sama memiliki kesadaran dalam menuntaskan segala bentuk perbuatan atau tindakan yang mengarah kepada tindakan korupsi yang kadang dimulai dengan penyalah gunaan korupsi,” tandasnya.
Selain itu, pihaknya juga mengaku kaget dengan munculnya pemberitaan terkait nama Desa Karay, yang juga masuk dalam daftar desa yang dilaporkan LSM ke Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep dengan indikasi yang sama, yakni dugaan penyelewengan raskin.
“Khusus desa yang satu ini saya kaget, karena daerah itu dikenal dengan banyaknya kiai dan tokoh-tokoh besar berpengaruh disemua golongan. Namun kalau dugaan pelanggran raskin mengarah kepada fakta, sebaiknya warga penerima manfaat melaporkan kasus tersebut ke ranah hukum,” pungkasnya. [Zal/Fer]

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
