Unggah Foto Anak Disunat, Wanita Ini Sindir Sekcam Nonggunong

Terbit: 13 Desember 2016 | 00:33 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Gara-gara unggah foto kegiatan sunatan massal, Sekcam Nonggunong Moh.Rais melalui akun facebooknya “Abana Fairus”, beragam sindiran melalui laman komentar dari kalangan pengguna media sosial bermunculan.

Bahkan seorang netizen perempuan yang tidak segan-segan menyindir pemilik status.

“Sukses ya pak….tadek se toa se asonnat pak? [Sukses ya Pak, yang tua tidak ada yang disunat ya Pak? ] hahahahahah…..,”celoteh pemilik facebook dengan akun Yeni Ariasyutik Fifi

Tak mau kalah Abanah Fairus membalas ledekan Yeni Ariasyutik Fifi.

” Alhamdulillah sukses, rencana ekagebeye conto Makmur e sonnadheh pole e poreddheh ma’ ta’ miloh. Hahaha……,”
balas Abana Fairus mengomentari.


Rupanya percakapan berbahasa Madura dalam postingan Abanah Fairus ini membuat Netter lainnya tertarik ikut nimbrung membubuhkan komentar.

“Makmur sonat kiya makle ganthas…tak perak lep kelleban..he…” tulis Fajar Efendi Kusuma yang kemudian ditimpali lagi oleh Yeni Ariasyutik Fifi.

“ai…..mak perak makmur se epa porotdhe kabbi ponggebe kac nonggunong d wajibkn e sonnat pole….”timpal Yeni Ariasyutik Fifi.

Beberapa detik kemudian pemilik status muncul lagi dengan komentar serunya.

“Fajar Efendi Kusuma dan Yeni Ariasyutik Fifi – Se wajib sonnat pole satu Kasi beserta stafnya. Mukidi, Sirat dan Pak Halil. Sedang pak Rahman Mansur masuk ancaman”, demikian komentar balasan Abana Fairus yang diikuti oleh sejumlah facebooker lainnya. [ferry]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Ganas di Berita, Tapi Begini Gaya Bos Madura Expose Taklukkan 5 Kepiting Gede!

Terbit: 3 April 2026 | 20:41 WIB SUMENEP – Dunia jurnalistik investigasi seringkali identik dengan ketegangan dan tumpukan dokumen kasus yang menguras energi. Namun, bagi Redaktur MaduraExpose.com, laut utara di…

Ekonomi Panggung: Menakar Perputaran Uang di Balik Industri Hiburan Rakyat Sumenep

Terbit: 17 Maret 2026 | 19:19 WIB “Dinamika hiburan panggung di masa lalu sering kali terjebak pada sisi luar yang bersifat artifisial. Namun, seiring dengan kedewasaan publik dalam mengonsumsi konten,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *