Benarkah, Wanita yang Doyan Makan Pisang Gairahnya Labih Besar?

Terbit: 10 Januari 2017 | 17:14 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Benarkah wanita yang doyan makan pisang berpengaruh terhadap daya seksualitasnya yang jauh lebih tinggi ketimbang wanita lain yang bukan penyuka buah tersebut. Berikut sebuah artikel berjudul “Wanita Penyuka Pisang, Tiada Hari Terlewati Tanpa Ngeseks”, sengaja diposting dari lensanasional.com tanpa diedit sedikitpun.

Terkadang kita sering menemui tipikal seorang wanita yang ‘dingin’ dalam bercinta. Bahkan, ketika bercinta dengan wanita jenis ini terkadang kita merasakan seakan-akan bercinta dengan ‘gedebok pisang’. Artinya, dia hanya pasif, ‘dingin’, tak mau goyang sedikit pun, bahkan tak juga mendesah layaknya bermain cinta pada umumnya.

Namun, ketika kita bertemu dengan wanita yang hiperseks, terkadang kita sendiri malah yang kuwalahan. Apalagi, ‘jatah seks’ yang diminta kayak minum obat, yakni 3 X Sehari. Kita seringkali dibuat ngos-ngosan di ranjang.

Nah, untuk mengetahui bagaimana wanita yang suka seks dan bagaiman wanita yang ‘dingin’ dalam bercinta bisa dilihat dari kesukaannya makan buah.

Buah Pisang. Wanita yang gemar memakan pisang, dapat diklasifikasikan sebagai wanita yang besar nafsu sexualnya, baginya kehidupan rumah tangga tanpa sex hanyalah kehampaan, pokoknya tiada hari yang terlewati tanpa olah asmara lelaki yang memiliki isteri jenis ini haruslah selalu menjaga stamina tubuhnya. *m-az

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Ganas di Berita, Tapi Begini Gaya Bos Madura Expose Taklukkan 5 Kepiting Gede!

Terbit: 3 April 2026 | 20:41 WIB SUMENEP – Dunia jurnalistik investigasi seringkali identik dengan ketegangan dan tumpukan dokumen kasus yang menguras energi. Namun, bagi Redaktur MaduraExpose.com, laut utara di…

Ekonomi Panggung: Menakar Perputaran Uang di Balik Industri Hiburan Rakyat Sumenep

Terbit: 17 Maret 2026 | 19:19 WIB “Dinamika hiburan panggung di masa lalu sering kali terjebak pada sisi luar yang bersifat artifisial. Namun, seiring dengan kedewasaan publik dalam mengonsumsi konten,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *