Warga Sampang Keluhkan Lambannya Pencetakan E-KTP

Terbit: 20 Oktober 2016 | 05:57 WIB

MADURAEXPOSE.COM, SAMPANG– Warga Camplong keluhkan pencetaan KTP Elektronik (E-KTP) yang sudah dua bulan melakukan perekaman, Namun belum bisa memiliki nya, Sejumlah Warga meminta Oknum kecamatan tidak pandang bulu (Pilih Kasih).

Mestinya, dengan waktu yang cukup lama tersebut yakni dua bulan lebih tersebut warga sudah bisa ber E-KTP, mengingat jangka waktu yg di berikan kepada warga dalam tanda terima hanya 20 hari kerja, Selasa (18/10/2016).

Berdasarkan informasi yang di himpun maduraexpose.com, dari ED (25) tahun warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Dirinya mengaku telah dua bulan lebih melakukan perekaman E-KTP dan juga telah beberapa kali menanyakan namun hasilnya belom mendapat kejelasan.

“Saya sudah dua bulan mas melakukan perekaman E-KTP di Kecamatan Camplong dan saya sudah beberapa kali menanyakan kepada pegawai kecamatan terkait hal itu. Namun, katanya Blangko E-KTP masih belom ada kiriman” ujar ED menirukan Ucapan pegawai Kecamatan.

Selain itu Lanjut ED “tapi yang saya sayangkan ada tetangga saya, yang kebetulan bersama saya melakukan perekaman E-KTP hanya menunggu lima belas (15) hari sudah bisa memilikinya” Tambahnya.

Sementara pihak Kecamatan Camplong belom bisa di konfirmasi terkait masalah tersebut saat dihubungi maduraexpose.com Via seluler meski Nada Sambung paggilan terhubung. Namun tidak ada jawaban yang dapat kami terima. Besambung (Adie)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Gelap di Kafe Lyco: Spesialis Meteran Listrik Sampang Berakhir di Sel

Terbit: 17 April 2026 | 23:59 WIB SAMPANG – Realitas sosial ekonomi seringkali menjadi dalih atas eskalasi tindak kriminalitas, namun pengungkapan kasus terbaru oleh Polres Sampang menunjukkan adanya pola kejahatan…

Tragedi Nakes Sampang Tewas Terlindas Truk Usai Balita Meronta di Kemudi

Terbit: 12 April 2026 | 22:00 WIB SAMPANG, MADURAEXPOSE.COM – Jalan Raya Desa Taddan, Kecamatan Camplong, menjadi saksi bisu sebuah tragedi memilukan yang merenggut nyawa seorang tenaga kesehatan (Nakes), Sabtu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *