Kampus Unija di Demo Mahsiswa, Dualisme Yayasan Wiraraja Dikecam!!!

Terbit: 18 Oktober 2016 | 15:40 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Puluhan Mahasiswa yang mengaku kecewa dengan adanya dualisme yayasan yang hingga sampai saat ini belum tuntas, membuat mereka gerah hingga terpaksa turun jalan menggelar aksi unjuk rasa di kampus mereka, Selasa, 18 Oktober 2016.

“Saya sebagai presiden mahasiswa merasa kecewa terhadap apa yang dilakukan oleh pihak kampus. Ada beberapa persoalan dikampus ini yang belum terselesaikan termasuk persoalan dualisme yayasan yang sampai hari ini masih belum selesai,” teriak Sirojuddin, korlap aksi Oramawa (Organisasi Mahasiswa) Unija Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Menurutnya, banyak polemik di Kampus Unija yang perlu segera diselesaikan, salah satunya yang paling urgen, lanjutnya, terkai adanya saling klaim mengenai kebenaran Yayasan Arya Wiraraja yang masih ditetapkan.Sementara disisi lain belum memperlihatkan adanya bukti konkret terkait penerapan tersebut.

“Yang kedua, terkait masalah Pak Syaifur Rahman yang merangkap 4 jabatabatan. Mulai dari Pembantu Rektor 2 (PR2), DK Fakultas Hukum S2, dia juga sebagai akto notaris dan yang keempat sebagai dosen tetap. Itu sangat melukai terhadap aturan di kampus Unija,” tandasnya.

Tak hanya itu, Sirajuddin juga mempertanyakan peraturan kampus yang dikeluarkan tentang pemilihan BEM dan DLM, yang selama ini dianggap aneh karena tidak melibatkan mahasiswa.

“Padahal jelas dalam Undang-undang Kemendikmen tahun 1998, Bab I pasal 2 tentang kebebasan dan semuanya persoalan di mahasiswa itu harus diselesaikan dengan ke Mahasiswaan. Akan tetapi sampai hari ini masih belum ada duduk bareng antara pihak rektor dengan pihak kemahasiswaan,” ungkapnya lagi menandaskan.

Pantauan MaduraExpose.com, setelah puas berorasi, puluhan mahasiswa tersebut membubarkan diri secara tertib. Mereka mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar lagi, karena tak satupun pihak kampus yang mau menemui mahasiswa pengunjuk rasa. [Zal/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *