Mobil Maut Bupati Sumenep Diamankan Unit Laka Lantas Polres

Terbit: 26 September 2016 | 05:27 WIB

MADURA EXPOSE–Mobil maut Bupati Sumenep dengan nopol L 1188 G yang telah merenggut nyawa Ismail (55) warga Dusun Kramat, Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, masih menuai pro kontra dikalangan masyarakat.

Pasalnya, sumber dikepolisian menyebutkan kecelakaan maut mobil mewah jenis Mitsubishi Pajero Sport itu tidak melibatkan Bupati Sumenep A.Busyro Karim, seperti disampaikan oleh Ajun Komisaris Hasanudin, Kasubag Humas Polres Sumenep. Sementara versi warga yang tinggal dekat tempat kejadian perkara (TKP) memastikan ada bupati dalam mobil nahas tersebut.

“Kalau Bupati tidak ikut dalam mobil yang menabrak orang itu rasanya tidak mungkin. Karena hari itu, kami dengar Bupati akan menghadiri acara pernikahan di Desa Andulang Kecamatan Gapura,” ujar RN, salah satu warga Desa Banjar Barat yang enggan disebutkan namanya.

Pihaknya menambahkan, kalau misalnya dalam kecelakaan yang merenggut nyawa itu tidak ada Bupati, RN memprediksi sopir akan dihakimi oleh massa ditempat kejadian karena dinilai telah lalai menabrak warga.

“Saya lebih yakin kalau dalam insiden itu ada Bupati. Karenanya sopir pribadi Busyro itu tidak sampai dihakimi warga. Bisa jadi karena wajah Bupati dikenali warga, maka nya tidak teradi hal buruk kepada sopir,” imbuhnya.

Simpang siurnya pemberitaan mengenai terlibatnya Bupati Sumenep dalam insiden kecelakaan maut tersebut menambah kecurigaan warga. Karena usai kejadian, kalangan wartawan dilarang meliput korban dirumah duka.

“Saat kami hendak meliput jenazah dirumah korban, kami dilarang dan saat itu kami disuruh menemui kepala desa yang sudah ada dirumah korban,” tandasnya.

Hasil wawancara wartawan kepada Kasubag Humas Polres Sumenep, Ajun Komisaris Hasanudin menyebutkan, bahwa Bupati Busyro Karim tidak terlibat dalam kecelakaan maut yang menewaskan Ismail (55) warga tersebut. Mobil mewah Pajero Sport berwarna hitam yang dikendarai oleh Tumidzi, sopir pribadi Bupati itu melaju kencang dari arah barat Sabtu (24/9/2016).

Sementara sopir pribadi Bupati Sumenep sudah ditetapkan sebagai saksi, sedang mobil Pajiro Sport yang merenggut nyawa itu dimankan polisi di unit Laka Lantas Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur. [dus/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *